SIWALIMA.id > Berita
HL Minta Kader Gerindra Tebarkan Kabar Sukacita
Politik | Senin, 22 Desember 2025 pukul 14:01 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua DPD Partai Gerindra, Hendrik Lewerissa meminta kader partai agar selalu menebarkan kabar sukacita bagi sesama.

Ajakan orang nomor satu di provinsi ini dilakukan saat perayaan Natal DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku dan relawan yang berlangsung di Baileo Oikumene, Jumat (19/12).

Kisah kelahiran Yesus Kristus sebagaimana yang dikisahkan Alkitab menunjukkan kesederhanaan seorang Yesus, apalagi ditambah dengan kehadiran para gembala dan orang majus yang dipilih Allah sebagai pembawa kabar sukacita dan damai sejahtera.

Partai Gerindra baik sebagai internal kader maupun relawan tidak akan berperan sebagai malaikat yang membawa kabar sukacita dari Allah, seperti pada saat kelahiran Yesus tetapi dalam batas tanggung jawab, kekuasaan kewenangan masing-masing harus dapat membawa kabar sukacita kepada sesama.

HL yang juga Gubernur Maluku ini mengaku, teringat dengan peristiwa bencana hidroklimatologi yang menimpa Sumut, Aceh dan Sumbar dimana berdasarkan data banyak kader Gerindra yang jadi korban dan sebagai bagian dari keluarga besar partai Gerindra di Indonesia kami memiliki rasa solidaritas yang sama.

Dalam konteks Maluku kata Lewerissa, Pemrov telah mengambil keputusan mengirimkan bantuan kepada tiga provinsi tersebut dari kekurangan pemerintah karena kondisi keuangan daerah uang terguncang artinya dari kekurangan harus ada rasa solidaritas kepada sesama.

“Saya ingin pesankan jangan tunggu ada uang banyak atau kaya, jangan tunggu ada jabatan dan kekuasaan berkuasa dulu baru menjadi berkat bagi orang tapi dari kesederhanaan dan kekurangan kita harus membantu sesama sebagai bagian dapat tindakan menghadirkan kabar sukacita dan damai sejahtera,” tegas Lewerissa.

Tak hanya itu, Lewerissa mengaku setiap kali perayaan Natal kata damai sering dikumandangkan namun pertanyaan yang timbul melihat dengan kondisi dunia dan nasional dimana terjadi konflik seakan-akan damai yang dijanjikan Yesus putera natal itu tidak ada.

Namun kedamaian yang dijanjikan Yesus bukan berarti tidak ada konflik ditengah dunia tetapi harus dimaknai sebagai kerelaan untuk berdamai dengan diri sendiri sebab berdamai dengan diri sendiri merupakan hal yang paling berat dilakukan manusia.

Menurutnya kalau manusia tidak berdamai dengan dengan diri sendiri maka akan sulit untuk memastikan adanya kedamaian karena konflik, benturan, pertikaian dan percecokan itu berasal dari diri sendiri

Perayaan Natal keluarga besar Partai Gerindra Maliki dan relawan harus dijadikan momentum untuk melakukan perenungan iman atas perjalanan selama satu tahun yang telah ditempuh hingga dipenghujung tahun 2025 ini.

“Selama satu tahun belakangan ini ada banyak hal yang kita lakukan, ada yang baik, banyak yang kurang, banyak yang buruk maka momentum natal harus menjadi waktu untuk melakukan kekerenungan ulang dan semoga kita diberi kekuatan iman dan pencerahan rohani yang kuat agar tahun depan 2026 kita akan melangkah dengan semangat yang baru bagi keluarga,” harap Lewerissa.

Pada momentum Natal ini, Lewerissa meminta terima kasih kepada keluarga besar partai Gerindra di 11 kabupaten dan kota dan relawan yang telah  berjuang mengantarkan dirinya dan Abdullah fanat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Maluku

Lewerissa mengaku ada begitu banyak harapan dan kerinduan kader maupun relawan yang belum dicapai karena tantangan yang begitu berat ditahun pertama masa pemerintahan dirinya dan Abdulah Vanath.

“Kami belum bisa mewujudkan harapan dan keinginan begitu banyak orang yang memilih kami menjadi gubernur dan wakil gubernur tapi percayalah Saya fokus bekerja dari keterbatasan. Saya fokus menempatkan kepentingan Maluku di atas segalanya kepentingan. Karena itu mohon dukungan dari semua pihak dan mari sorong bahu bersama par Maluku pung Bae,” tandas Lewerissa.(S-20)

BERITA TERKAIT