AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, secara simbolis menyerahkan hewan qurban pemberian Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Provinsi Maluku kepada Yayasan Al-Fatah.
Penyerahan hewan qurban bantuan Persiden dan Pemprov Maluku ini berlangsung di Masjid Raya Al-Fatah, Senin (25/5).
Disela-sela penyerahan itu, gubenrur mengaku, ibadah qurban tidak sekadar menjadi ritual vertikal sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, namun qurban juga memuat dimensi sosial yang sangat kuat.
Melalui pemotongan dan pembagian daging qurban, semua umat Muslim diajak untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memupuk solidaritas, serta memperkecil jurang pemisah antara sesama.
“Kita pastikan bahwa, kebahagiaan Hari Raya Idhul Adha ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkanya,” ucap gubernur.
Menurut gubenrur, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial kemasyarakatan, Pemerintah Provinsi Maluku pada tahun ini menyalurkan sebanyak 126 ekor hewan kurban dan 17 ekor sapi qurban bantuan dari Presiden yang akan disalurkan ke seluruh wilayah Maluku.
Hewan-hewan qurban yang diberikan oleh Pemprov Maluku, tentu telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk memastikan kelayakan konsumsi dan kesesuaian dengan syariat Islam.
“Secara simbolis, hari ini saya serahkan hewan qurban Pemerintah Provinsi Maluku dan Presiden. Saya menitipkan amanah ini untuk disembelih pada waktu yang tepat dan didistribusikan secara adil, merata dan tepat sasaran,” ucap gubernur.
Gubernur juga minta, panitia qurban memprioritaskan saudara-saudara kaum dhuafa dan fakir miskin, agar esensi dari nilai berbagi pada Idhul Adha ini benar-benar terwujud nyata.
Selama proses penyembelihan hingga pembagian daging, Panitia Qurban harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan mengedepankan prosedur yang higienis.
“Semoga semangat berkurban di Hari Raya Idhul Adha ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan solidaritas, kepekaan sosial dan semangat gotong royong dalam membangun daerah Maluku,” harap gubernur.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Maluku, Faizal Ahmad menjelaskan, pemberian hewan qurban didasarkan pada Peraturan Gubernur Maluku Nomor: 3 tahun 2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD.
Selain itu, seluruh penerimaan bantuan hewan qurban, telah sesuai dengan keputusan Gubernur Maluku Nomor 641 tahun 2026 tentang Penetapan Nama-Nama Panitia Penerimaan Bantuan Sosial Hewan Qurban Sapi dan Kambing Tahun 1447 H / 2026 M.
“Penyerahan hewan qurban ini bertujuan untuk menunjang pencapaian sasaran program kegiatan pelayanan dasar dan meningkatkan kepedulian sosial serta kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Maluku dan masyarakat,” jelas Faizal.
Pada tahun ini menurutnya, pemprov membagikan sebanyak 126 ekor hewan qurban dengan rincian 1 ekor Sapi sumbangan Gubernur Maluku, dengan bobot 650 kg, 100 ekor Sapi lokal, 25 ekor Kambing lokal
Disamping itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan 17 ekor sapi pada 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku, dengan rincian Provinsi Maluku, mendapat 1 ekor dengan bobot berat 980 kg, Kota Ambon mendapat, 1 ekor dengan bobot 850 kg, Kota Tual mendapat 2 ekor dengan bobot 348 dan 392 kg.
Selanjutnya, Kabupaten SBB mendapat 1 ekor dengan bobot 850 kg, Kabupaten SBT 1 ekor dengan bobot 840 kg, Kabupaten Malteng 1 ekor sapi dengan bobot 840 kg, Kabupaten Buru juga 1 ekor dengan bobot 840 kg, Kabupaten Bursel juga mendapat 1 ekor dengan bobot 830 kg.
“Untuk Kabupaten Malra dapat 2 ekor dengan bobot 405 dan 418 kg, Kabupaten MBD juga dapat 2 ekor dengan bobot 350 dan 350 kg, sementara KKT mendapat 2 ekor dengan bobot 450 dan 450 kg dan terkahir Kabupaten Aru juga mendapat 2 ekor dengan bobot 423 dan 412 kg,” rinci Faisal.(S-20)