AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menginstruksikan jajarannya untuk segera menyelesaikan persoalan lahan sejumlah pelabuhan di Provinsi Maluku.
Sikap tegas gubernur ini diambil lantaran sampai dengan saat ini, masih terdapat sejumlah pelabuhan baik penyeberangan, pelayaran maupun udara yang masih bermasalah dari aspek lahan.
Juru bicara Pemprov Maluku, Kasrul Selang mengungkapkan persoalan lahan yang dialami sejumlah Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) mendapat perhatian serius Gubernur untuk diselesaikan.
Ia mengatakan Pemprov Maluku beberapa waktu lalu telah mengadakan pertemuan dengan semua pengelolaan pelabuhan penyebrangan, pelayaran maupun udara untuk membicarakan adanya beberapa pelabuhan di Provinsi Maluku yang sulit berkembang.
Dalam pembangunan infrastruktur termasuk pelabuhan, kata Kasrul dikenal dengan regines kriteria dimana terdapat tiga substansi yang harus diperhatikan mulai studi kelayakan, dokumen lingkungan dan lahan.
“Ada beberapa pengembangan pelabuhan yang bermasalah di lingkungan tapi sebagian besar masalahnya di lahan,” ungkap Kasrul kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (9/5).
Kasrul mengakui, kerja sama dengan Kantor Pertanahan di kabupaten dan kota memang ada masalah yang sudah selesai, namun ada juga beberapa yang belum selesai seperti di Hunimua, Tulehu dan Souhoku, sehingga ditindaklanjuti dengan Kanwil ATR/BPN.
Kasrul merinci untuk lahan di pelabuhan penyebrangan Hunimua Liang, Kabupaten Maluku Tengah memang masih menjadi masalah sampai saat ini, karena belum terselesaikan dengan pihak-pihak terkait seperti ASDP, warga pemda provinsi dan TNI AU.
Terhadap persoalan ini, Gubernur lanjut Kasrul, akan bersurat ke Kementerian ATR untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan di pelabuhan penyeberangan Hunimua. Jika sudah terselesaikan, maka diharapkan pengembangan ruang tunggu dan fasilitas pendukung lainya akan lebih representatif.
Selain pelabuhan Hunimua, Pemprov juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan lahan untuk pengembangan Pelabuhan Tulehu dan Souhoku Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.
“Kita akan melakukan pertemuan dengan kantor pertanahan baik kabupaten maupun kanwil dan kita sudah laporkan kepada pak gubernur dan diarahkan agar semua persoalan lahan di pelabuhan kita atau UPP segera difasilitasi untuk diselesaikan,” tegas Kasrul.
Disamping penyelesaian persoalan lahan di tiga pelabuhan itu, Kasrul memastikan Pemprov juga menaruh perhatian serius terhadap masalah lahan di Dobo, Saumlaki, Tual dan Moa.(S-20)