AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan, dirinya memiliki tiga strategi utama dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Maluku yang mengalami penurunan sepuluh tahun terakhir.
Dikatakan, alasan utama peningkatan prestasi olahraga di Maluku tempatkan sebagai salah satu program prioritas karena sesungguhnya potensi Maluku cabang olahraga banyak tetapi kenyataan membuktikan di setiap event olahraga regional maupun nasional belum banyak prestasi-prestasi gemilang.
Fakta ini yang membuat orang Maluku yang pada masa lalu bangÂga dengan prestasi olahraga tetapi 10 tahun terakhir sangat terpuruk.
âKita bisa mengukur pada ivent terakhir PON Sumatera Utara dan Aceh, Maluku hanya memperoleh dua medali emas sedangkan proÂvinsi yang baru mekar di seperti Papua Tengah itu memperoleh 6 adalah emas ini kan satu gambaran yang sangat ironis,â ungkap Gubernur, dalam sambutannya saat membuka turnamen bola voli antar pelajar SMA/SMK/sederajat gubernur cup tahun 2025 yang berlangsung di Sporthall, Karang Panjang, Selasa (2/9).
Menurutnya pemerintahan Provinsi Maluku saat ini menempatkan pendekatan prestasi olahraga sebagai salah satu program prioritas dengan cara meningkatkan prestasi olahraga.
Kata dia, ada tiga strategi penting dalam meningkatkan prestasi olahraga yakni membangun infrastruktur olahraga artinya kalau mengharapkan prestasi olahraga maka pemerintah harus fokus membenahi infrastruktur olahraga.
âStadion lapangan dan sebagainya harus diperhatikan. Meskipun saat ini memang kondisi keuangan kita lagi tidak terlalu baik seperti tahun sebelumnya tapi dalam batas-batas kondisi yang terbatas itu kita harus bisa juga memberi perhatian untuk pembangunan infrastruktur olahraga,â jelas Gubernur.
Tak hanya infrastruktur, untuk meningkatkan prestasi olahraga maka pembinaan olahraga harus dilakukan dengan cara aktif menggelar kompetisi secara objektif.
Karena itu, Gubernur mendorong semua cabang olahraga agar harus mengalakkan kompetisi-kompetisi olahraga pada semua tingkatan mulai dari kabupaten hingga provinsi.
âKetiga tentu manajemen olahraga. Saya dan Pak Abdullah menaruh harapan besar di bawah kepemimpinan KONI olahraga Maluku bisa dikelola dengan baik sehingga bisa memberikan kontribusi prestasi yang signifikan,â tegasnya.
Gubernur pun menyambut baik turnamen bola voli pelajar antar pelajar SMA/SMK/sederajat gubernur cup tahun 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga dengan tetap menjaga sportifitas.
Sportifitas kata Gubernur bukan saja semboyan olahraga tapi sebagai wujud peradaban orang di Maluku, sebab biasanya ketika ada kompetensi yang melibatkan anak SMA dan SMP sering terjadi konflik.
âSaya berharap dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet bola voli berbakat dari Maluku yang nantinya akan kita dorong dalam turnamen bola voli di level yang lebih tinggi baik regional di Indonesia timur maupun nasional bahkan tidak perlu mungkin ada yang bisa didorong ke internaÂsional,â harap Gubernur. (S-20)