SIWALIMA.id > Berita
Gubernur: Guru di Wilayah Terpencil Harus Dapat Perlakuan Khusus
Online | Rabu, 7 Mei 2025 pukul 23:38 WIT

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan, para guru di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), harus mendapatkan perlakuan khusus.

Penegasan gubenrur ini disampaikan saat membuka Rapat Teknis Evaluasi dan Perencanaan Pendidikan tahun 2025 yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Ambon, Rabu (7/5).

Gubernur mengungkapkan, persoalan pendidikan merupakan salah satu konsentrasi penting dirinya dan wakil gubernur, sebab masih banyak daerah-daerah di Maluku yang jauh dari harapan. Berbagai upaya akan dilakukan semata-mata untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, termasuk tingkat kesejahteraan guru di seluruh pelosok Maluku.

“Kalau ada yang singgung soal TPP guru yang belum dibayar, saya tegaskan tidak ada niat untuk menahan hak guru, tapi keterlambatan memberikan TPP itu karena guru yang terlambat menyampaikan laporan mereka,” ungkap gubernur.

Menurut gubernur, sebagai gubernur dirinya ingin sekali mempercepat seluruh proses pembayaran hak-hak guru, bahkan jika angggaran memungkinkan akan ditambah.

Namun sayangnya, keuangan daerah sangat terbatas akibatnya Pemerintah Provinsi Maluku hanya bisa melakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kita mewarisi pemerintahan dan keuangan yang tidak ideal dan tidak mudah, tapi ini menjadi tantangan yang harus kita selesaikan,” ujar gubernur.

Dengan anggaran yang terbatas, gubernur memastikan akan berupaya untuk mencurahkan perhatian sepenuhnya terhadap persoalan disektor pendidikan, guna memastikan Maluku dapat bangkit dengan menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkualitas.

Walaupun, upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, hasilnya bukan  dirasakan secepatnya atau dalam tahun ini, melainkan akan dirasakan pada beberapa tahun kedepan.

“Kita akui banyak guru yang tidak nyaman bekerja di wilayah 3T, karena keterbatasan fasilitas dan biaya hidup, makanya ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk mencari solusi terkait persoalan ini,” tandas gubernur.

Pemerintah daerah kata gubernur, harus punya solusi termasuk perlakuan berbeda bagi guru yang ditempatkan di daerah yang jauh dari perkotaan.

“Prinsipnya persoalan sektor pendidikan harus mendapat perhatian serius jadi mari kita bekerja bersama untuk memperbaiki persoalan di Maluku,” ajak gubernur.(S-20)

BERITA TERKAIT