DOBO, Siwalima.id - Memasuki hari kedua proses pencarian 8 ABK, KM Indo Perkasa Timur yang tenggelam di perairan Pulau Toba, Kecamatan Aru Timur, membuahkan hasil.
Pasalnya dalam proses pencarian yang melibatkan masyarakat, Basarnas, Polairud Polres Aru, Personel TNI serta, BPBD Dobo itu berhasil menemukan dua jenazah ABK kapal naas tersebut.
Kepala Pos SAR Dobo, Glen Tehupuring yang dikonfirmasi Siwalima terkait informasi tersebut, membenarkan kalau memasuki hari kedua pencarian delapan ABK KM Indo Perkasa 3, berhasil menemukan dua jenazah.
“Satu jenazah ditemukan warga Desa Warialau, kecamatan Aru Utara dan satu jenazah lagi ditemukan tim penyelam kita saat menyelam dalam bangkai kapal, tepatnya di kamar mesin,” ungkap Glen.
Ia menjelaskan, untuk jenazah yang ditemukan warga Desa Warialau, pada tubuhnya terdapat tiga kail pancing cumi dan ketika rekan-rekan ABK kapal naas ini untuk cek ciri-ciri jenazah, mereka (ABK) mengaku tidak kenal, sehingga jenazah tersebut langsung di makamkan di Desa Jerwatu, Kecamatan Aru Utara.
Sedangkan satu jenazah yang berhasil di evakuasi dari bangkai kapal akan di bawah langsung ke RS Polres Aru, untuk selanjutnya di identifikasi. Selain itu, informasi yang diperoleh dari tim penyelam di lokasi pencarian, menyebutkan ada beberapa jenazah lagi dalam bangkai kapal tepatnya di lambung depan kapal.
“Ketia dapat informasi ini dari tim, maka untuk pencarian korban di hari kedua ini, kemungkinan bisa lebih dari dua jenazah yang akan ditemukan,” beber Glen.
Saat ini, menurut Glen tim penyelam sementara menunggu posisi kapal naas tersebut dimiringkan atau diapungkan, sehingga memudahkan tim untuk lakukan penyelaman untuk mengevakuasi jenazah yang lain.
Bangkai Kapal Dievakuasi
Terpisah Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, dalam pencarian hari kedua ini tim memfokuskan pencarian di sejumlah titik koordinat TKP maupun area sekitar tenggelamnya kapal.
“Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo bersama unsur gabungan dikerahkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°22’39.32"S - 134°16’06. 94"E, jarak -+ 24 Nautical Mile, dan Heading 06° arah Utara dari Unit Siaga SAR Dobo,” tulis Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Kamis (5/2).
Arafah mengaku, untuk bangkai kapal, saat ini sudah ditemukan dan pihak perusahaan sementara menuju Lokasi untuk melakukan pembalikan kapal, guna memudahkan tim penyelam melakukan penyelaman.
Sebelumnya diberitakan, Delapan ABK KM Indo Perkasa 3 masih dalam pencarian oleh personil pos Basarnas Dobo, setelah tenggelam di perairan pulau Toba, Kecamatan Aru Utara.
Berdasarkan informasi yang di himpun Siwalima, Rabu (4/2) kejadian naas yang menimpa kapal cumi dengan tonase 26 GT terjadi, Senin (2/2) sekitar pukul 07.30 WIT di perairan Pulau Toba, Kecamatan Aru Utara.
Pengurus KM Indo Perkasa 3, Ricko ketika dikonfirmasi Siwalima, Rabu (4/2) melalui telepon selulernya mengakui, kejadian naas yang menimpa KM. Indo Perkasa 3 tersebut. Dikatakan, benar kapal tersebut tenggelam ketika di hantam angin dan ombak kencang Senin kemarin.
Seluruh ABK tambah nakhoda itu 16 orang, saat ini korban yang berhasil di selamatkan oleh KM. Bathara Nuh berjumlah 9 orang dan sudah diamankan di Polres Kepulauan Aru.
Sementara 8 ABK lainnya yang dinyatakan hilang kini dalam proses pencarian oleh tim Basarnas dari pos Aru.
Dikatakan, saat dihantam angin dan ombak besar kapal menjadi oleng dan akhirnya terbalik dengan posisi telungkup.
Kemudian, nakhoda bersama ABK berusaha minta pertolongan, selang satu jam kemudian mereka akhirnya di bantu KM. Bahtera Nuh.
Namun, sayang ada delapan ABK yang tidak berhasil diselamatkan saat itu dan 9 ABK yang berhasil diselamatkan dan di evakuasi ke pelabuhan Dobo.
Berikut nama ABK yang selamat yaitu, Nari, Aditya Saputra, Agung Muhammad, Andriyanus, Imam, Liadi, Muhammad Panji, Zainudin (Nahkoda). Sementara 8 ABK yang hilang dan masih dalam pencarian tim gabungan Pos Basarnas Aru yaitu, Muhammad Bilal, Afrizal, Ahmad Fauzi, Febry Alziran Firmansah, Fransisku, Mohamad Ridwan, Mohamad Nur Isnaeni dan Wandi Salusi. (S-11/S-10)