AMBON, Siwalima.id - Badan Pusat Statistik Maluku mencatat produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada 2025 diperkirakan sebanyak 102,03 ribu ton GKP.
Jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 14,16 ribu ton GKP atau 12,78 persen dibandingkan produksi padi GKP di 2024 yang sebanyak 110,87 ribu ton GKP.
Sedangkan produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada 2025 diperkirakan sebanyak 102,77 ribu ton,
“Ini mengalami kenaikan sebanyak 11,64 ribu ton GKG atau 12,78 persen dibandingkan produksi padi GKG di 2024 yang sebanyak 91,13 ribu ton GKG,” terang Kepala BPS Maluku Maritje Pattiwaellapia dalam rilis yang diterima Siwalima, Senin (3/11).
Ia juga mengaku kalau BPS mencatat luas panen padi pada 2025 diperkirakan sekitar 24,46 ribu hektar. L
Luasan mengalami kenaikan sebesar 0,51 ribu hektar atau 2,15 persen dibandingkan luas panen padi di 2024 yang sebesar 23,95 ribu hektar.
“Dengan begitu produksi beras pada 2025 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sebanyak 57,55 ribu ton dan mengalami kenaikan sebanyak 6,52 ribu ton atau 12,78 persen dibandingkan produksi beras di 2024 yang sebanyak 51,03 ribu ton beras,” ungkapnya.
Alami Penurunan Penerbangan
Badan pusat statistik juga mencatat jumlah pesawat berangkat pada September 2025 sebanyak 733 unit. Jumlah ini mengalami penurunan 2,66 persen dibanding Agustus 2025.
Sedangkan jumlah pesawat berangkat pada September 2025 sebanyak 733 pesawat, mengalami penurunan 2,66 persen dibanding Agustus 2025.
“Jumlah pesawat datang pada September 2025 sebanyak 735 pesawat, mengalami penurunan 2,00 persen dibanding Agustus 2025,” jelasnya.
Ia juga mengaku jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada September 2025 sebanyak 36.469 orang, turun 4,98 persen dibanding Agustus 2025 yang tercatat sebesar 38.380 orang.
Sementara jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang pada September 2025 sebanyak 42.164 orang, naik 1,18 persen dibanding Agustus 2025 yang tercatat sebesar 41.672 orang. (S-09)