SIWALIMA.id > Berita
BNNP: Buru Jadi Sasaran Jaringan Narkotika Internasional
Headline , Hukum | Senin, 5 Januari 2026 pukul 14:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku menemukan Kabu­paten Buru menjadi sasaran narkotika jaringan Internasional

Hal ini menyusul lolosnya pe­nye­lundupan Narkotika jaringan Inter­nasional yang ma­suk ke kabupaten tersebut. 

Plh Kepala BN­NP Malu­ku, Kombes Stevy F Pattiasina men­jelaskan, status Kabupaten Buru se­ba­gai target pasar Narkotika inter­nasional mencuat setelah pihaknya berhasil mengungkap dan menga­mankan dua warga Sulawesi.

Dua warga yang ditangkap yaitu, H dan J, sebagai penyelundupan sekaligus pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang merupakan jaringan Interna­sional Serwak Malaysia.

Keduanya diamankan di Distrik Debowae Unit 18 , Gunung Botak pada 26 November lalu. 

“Kedua orang ini merupakan warga Sulawesi yang berdomisili di Kabupaten Buru, nah dalam peng­ungkapannya kita berhasil mengamankan 28 paket Shabu yang asalnya ini dari Serawak Malaysia,” jelas Pattiasina kepada wartawan di kantornya, pekan kemarin.

Sekalipun bukan berstatus seba­gai residivis, Pattiasina mengaku kedua pelaku yang diamankan meru­pakan pemain lama yang sudah ber­ulang kali menyelundupkan barang haram tersebut ke Kabupaten Buru. 

Ketertarikan jaringan ini terha­dap Kabupaten Buru, lanjut Pattia­sina, lantaran adanya tambang ile­gal yang memperlancar perputa­ran bisnis haram itu.  “Mereka ini pemain lama yang perbuatannya sudah berulang, sasarannya para penambang emas disana, karena perputaran uang dan barang cepat lantaran ada hasil yang menjanjikan untuk ditukar,” ungkapnya kepada wartawan di Ambon pekan kemarin.

Selain mencari keuntungan, ke­dua pelaku memanfaatkan bisnis narkotika untuk memodali usaha lain. “Pelaku H ini main narkotika un­tuk memuluskan usaha lain, jadi kalau tidak ada uang ya narkobanya diputar untuk modal usaha,”ujarnya.

Kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di balik jeruji besi rutan BNNP Maluku. 

Pattiasina mengaku, BNNP Malu­ku sementara mendalami kasus ter­sebut serta menyelidiki secara mendetail jaringan dibaliknya. 

“Fokus kita kesana, karena jari­ngannya masuk internasional, kita memperkuat pengawasan serta bangun koordinasi untuk menyelidiki secara menyeluruh jalur penyelun­dupan mengungkap luas jaringan­nya, serta memutus rantai penye­lundupan,” tandas Pattiasina.(S-10)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps