SIWALIMA.id > Berita
Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian 11 ABK
Daerah , Headline | Selasa, 25 November 2025 pukul 15:39 WIT

AMBON, Siwalima.id - Tiga hari pencarian 11 ABK KM Ma­luku Prima Makmur 03 yang terbakar di sekitar Perairan Laut Banda, Ka­bupaten Maluku Tengah belum mem­buahkan hasil. 

Tim SAR ke­mu­dian memper­besar area pen­carian dengan menyasar kurang lebih 4 titik koordinat. 

“Memasuki hari ketiga, KN SAR Bharata Kembali menlanjutkan ope­rasi pencarian. Bertolak dari pela­buhan Banda sejak pukul 07.00 WIT KN SAR Bharata menuju sejumlah titik koordinat sesuai SAR MAPS pen­ca­rian korban diantaranya 3°38’38.00"S, 130°12’24.00"E, 3°59’0.00"S,130° 12’24.00"E, 3°59’0.00"S,129° 46’14.00"E dan 3°38’38.00"S, 129°46’14.00"E, “jelas Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, dalam rilisnya yang dite­rima Siwalima, Senin (24/11). 

Dikatakan, upaya pencarian di hari ke-4 saat ini masih ber­lang­sung dengan menyasar sejumlah titik koordinat. 

Sebelumnya diberitakan, KM.Ma­luku Prima Makmur 03 terbakar saat melaut di sekitar Perairan Laut Banda Kabupaten Maluku Tengah Kamis (20/11). 

Kapal yang memuat 11 ABK ini diketahui berangkat dari Pelabu­han Tulehu pada tanggal 8 November 2025 sekitar pukul 02.00 dini hari, dengan tujuan spot mancing di Perairan Laut banda. Kemudian pada tanggal 20 November pemilik kapal menerima informasi bahwa KM.Maluku Prima Makmur 03 mengalami kebakaran.

Mendapat informasi kecelakaan laut tersebut, tim SAR kemudian melakukan pencarian pada Sabtu (22/11). 

Kepala Kantor SAR Ambon, Mu­ha­mad Arafah dalam rilisnya yang dite­rima Siwalima Minggu (23/11) men­jelaskan, operasi penca­rian me­li­batkan tiga kapal masing ma­sing KN SAR 242 Bharata, KRI Balo­ngan, dan KRI Kerapu dengan ke­kuatan personel mencapai 164 orang.

Dalam pencarian awal tim ber­hasil menemukan Kapal KM.Malu­ku Prima Makmur 03 dalam kondisi hangus terbakar namun tak terlihat adanya tanda keberadaan korban. 

“Kapal naas tersebut ditemukan KN SAR Bharata dengan kondisi seluruh bagain atas kapal habis ter­bakar dan masih terombang-ambing di permukaan air dan da­lam penyisiran serta pengamatan pada kapal tidak ditemukannya tanda-tanda korban, “ jelas Arafah. 

KN SAR Bharata kemudian ber­koor­dinasi dengan kapal KM.Raja Manta dengan rute Banda–Ambon yang sedang melintas disekitar lokasi kejadian untuk meng­informasikan Kecelakaan kapal terhadap KM.Maluku Prima Makmur 03 guna memberikan bantuan SAR apabila dalam pelayaran mene­mukan tanda-tanda keberadaan korban. 

SAR juga melakukan koordinasi dengan dua unit KRI Balongan dan KRI Kerapu dari Guspurla Koar­mada III dan Kodaeral IX Ambon yang sedang melakukan Patroli disekitar Perairan Laut Banda.

“Kita sudah berkoordinasi de­ngan sejumlah Kapal yang rutenya melintasi TKP, serta meminta bantuan Guspurla untuk patroli di area TKP, dengan harapan jika menemukan tanda-tanda kebera­daan korban dapat meng­informasikan ke Basarnas Ambon, “pungkasnya.

Dalam pencarian yang dilakukan Sabtu hingga Minggu (23/11) be­lum ditemukan tanda tanda kebe­radaan para korban.

Berikut Data Korban Dalam Pencarian :

1. Yakob Arnyanyi Nahkoda (60)

2. Kien Julson Sabandar ABK (51) 

3. Misran Sumenda,  ABK (51)

4. Finsen Rahayaan, ABK (27)

5. Deki Tatael  ABK (59)    

6. Hengki Tatael, ABK (21)

7. Agung Mamentiwalo ABK (29)

8. Oksin Tatael,  ABK (29)

9. Otnjel Kolotja,  ABK (51)

10. Jefry Langelo, ABK (62) 

11. Melvin Rolando Hitalessy, ABK (26). (S-10)

BERITA TERKAIT