SIWALIMA.id > Berita
12 Ruko di Batu Merah Terbakar
Daerah , Headline | Senin, 15 Desember 2025 pukul 14:16 WIT

AMBON, Siwalima.id - Diduga akibat kor­sleting listrik sebanyak 12 ruko di kawasan Pasar Batu Merah Blok G, tepatnya dibelakang kawasan Ongko Liong Desa Batu Merah ter­bakar, Jumat (12/12).

Informasi yang ber­hasil dihimpun Siwali­ma dari pihak kepo­lisian menjelaskan, kejadian tersebut di­duga terjadi sekitar pukul 11.55 WIT.

“Api diduga berawal ruko milik Mohamad Saly (52) yang disewakan kepada Farudin (40 ) yang dipakai sebagai gudang barang pecah belah dan barang-barang plastik,” beber sumber tersebut yang enggan mempublikasikan namanya.

Menurutnya ruko ini, pada lantai II hangus terbakar, kemudian api me­nyebar ke ruko lainnya, sehi­ngga membuat api semakin membasar.

Tak lama kemudian 5 unit mobil pe­madam kebakaran milik Pemkot Ambon tiba di lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api, di­ban­tu oleh dua unit mobil water ca­non milik Satbrimobda Polda Maluku. “Dari kejadian itu, 5 ruko meng­alami rusak berat, 5 ruko ter­dam­pak sedang dan 2 ruko terdampak ringan,” urai sumber itu.

Kedua belas ruko yang ter­dampak kebakaran tersebut masing-masing  milik Ahamad Saly yang di sewakan kepada Farudin sebagai gudang alat pecah belah dan barang-barang plastik yag sudah 1,5 tahun dikontrak, lantai duanya terbakar habis.

Kemudian ruko milik Lahamili yang dipakai sebagai gudang mainan dan mika plastik  lantai II terbakar habis, selanjutnya, ruko hasil bumi milik Jemi Leuw ter­dampak ringan, dimana plafon pada lantai II terbakar samping maupun belakang.

Berikutnya, Ruko milik Ibrahim  yang dipakai sebagai toko dan gudang barang plastik lantai II terbakar habis, Ruko milik Ibu Satna alami kebakaran sedang pada plafon lantai 1 ruko tersebut, seterusnya Kantor BNI alami kebakaran sedang pada plafon dan kaca di lantai II dan III. 

Seterusnya, ruko milik Aris yang dijadikan sebagai toko barang-barang plastik, terdampak ringan dimana plafon dan dinding pada lantai II terbakar, kemudian Toko dan Percetakan Namira Printing milik Hassan Umagap juga ter­dampak ringan dimana plafon lantai II terbakar. 

Selanjutnya itu, gudang kentang milik Dayan terdampak ringan dimana lantai 1 tembok samping ruko terbakar serta plafon, kemu­dian ruko galeri UMKM, terdampak ringan dimana, kaca pecah dan plafon lantai II terbakar, berikutnya, RM padang milik Baharudin juga terdampak ringan pada plafon lanytai II terbakar. 

“Untuk penyebabnya, masih di­du­ga akibat arus korsleting listrik. Untuk kerugiannya belum bisa di­taksir, sementara dalam kejadian ini tidak ada korban,” tandasnya.

Berkat ketangguhan para petu­gas Damkar Kota Ambon dibantu aparat kepolisian serta masya­ra­kat, api akhirnya berhasil dipa­damkan sekitar pukul 15.50 WIT.

Sementara itu, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyela­matan Kota Ambon Alfredo J He­ha­mahua yang dikofirmasi Siwalima melalui telepon selulernya, mem­be­n­ar­kan, kalau api pertama kali mun­cul dari ruko milik Mohammad Saly yang disewakan kepada Farudin. 

“Ruko ini berfungsi sebagai gudang barang pecah belah dan plastik itu habis terbakar,” jelas Hehamahua.

Usai melalap lantai II pada ruko milik Mohammaf Saly, api kemu­dian menjalar ke 11 ruko lainnya di areal pertokoan tersebut. Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa, namun seorang petugas damkar kami alami kecelakaan saat ber­usaha memadamkan api dan kini semen­tara ditangani di rumah sakit.

“Sementara penyebab kebaka­ran, belum diketahui pasti, namun dugaan sementara, akibat korsle­ting,” ucap Hehamahua 

Hehamahua mengaku, dalam ke­ja­dian, Damkar Kota Ambon me­nge­rahkan 7 unit mobil pemadam di­ban­tu 2 unit mobil Water Cannon milik Sat­brimobda Maluku dan Api ber­hasil dijinakan tepat pukul 15.50 WIT.

Terpisah, Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Irfan Marpaung mengaku, keterlibatan personel Satuan Brimob, merupakan bagian dari respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat saat situasi darurat.

“Kami bergerak cepat begitu men­dapat informasi. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan imple­mentasi kebijakan respons cepat dalam pelayanan kepada masyara­kat,” tandas Kombes Marpaung saat dihubungi Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (13/12).

Menurut Kombes Marpaung, penggunaan kendaraan water cannon yang biasa digunakan untuk pengendalian massa, juga bisa dioptimalkan untuk membantu pro­ses pemadaman Menurut Kombes Marpaung, penggunaan kendaraan water cannon yang biasa digunakan untuk pengendalian massa, juga bisa dioptimalkan untuk membantu proses pemadaman. (S-06)

BERITA TERKAIT