AMBON, Siwalima.id – Dokter Wendy Pelupessy resmi menahkodai Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Maluku periode 2025-2030.
Pelantikan Pelupessy yang juga Kadis Sosial Kota Ambon ini bersama sejumlah pengurus PDGI Wilayah Maluku, dilakukan Ketua Umum Pengurus Besar PDGI, Usman Sumantri berdasarkan surat keputusan Nomor : SKEP/214/PPPDGI/II/2026 tentang Pengukuhan Pengurus PDGI Wilayah Maluku masa bakti 2025-2030.
Bersama dengan pelantikan pengurus PDGI Wilayah Maluku, Ketua Umum Pengurus Besar PDGI juga melantik pengurus PDGI Cabang Ambon, Maluku Tengah dan Buru yang berlangsung di salahs atu hotel di Kota Ambon, Jumat (10/4).
Ketua Umum PB PDGI Usman Sumantri mengatakan, Maluku sampai dengan saat ini masih diperhadapkan dengan persoalan ketersediaan dokter gigi secara merata di semua kabupaten/kota.
Dimana berdasarkan data yang diterima, ternyata ada kabupaten yang masih belum memiliki dokter gigi dan ditambah lagi adanya tumpukan dokter gigi di Kota Ambon.
Selain itu, persoalan utama yang dihadapi di Maluku juga berkaitan dengan masih minimnya tenaga dokter spesialis gigi di Maluku.
“Coba bayangkan dengan jumlah penduduk yang hampir 2 juta jiwa, dokter spesialis gigi itu hanya dua. Ini kan tidak adil dan harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan PDGI Maluku,” ucap Usman.
Menurutnya, minimnya dokter spesialis gigi tentu akan berdampak pada aturan BPJS Kesehatan, dimana klaim BPJS kesehatan hanya berlaku bagi dokter spesialis, sementara di Maluku masih banyak dokter gigi yang belum spesialis.
Usman pun meminta BPJS Kesehatan untuk mengkaji kembali kebijakan tersebut, sebab akan merugikan masyarakat tidak mampu, karena tidak dapat diklaim ke BPJS Kesehatan jika masyarakat dilayani bukan oleh dokter spesialis.
“Ini harus ada jalan keluar yang terbaik, karena tidak bisa 2 juta jiwa dilayani 2 dokter gigi spesialis. Tidak masuk akal. Kebijakan itu harus melihat kondisi masyarakat dan daerah juga,” tegas Usman.
Usman pun meminta Pengurus PDGI Wilayah Maluku untuk membuat kajian dan disampaikan ke BPJS Kesehatan agar menjadi bahan pertimbangan untuk perubahan kebijakan.
Dia juga meminta PDGI Wilayah Maluku dan tiga cabang lainnya untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Maluku.
Ditempat yang sama, Ketua PDGI Wilayah Maluku Wendy Pelupessy menjelaskan, pengurus wilayah PDGI Maluku baru dibentuk setelah sebelumnya hanya cabang Ambon.
“Kita bersyukur karena telah dilantik pengurus PDGI Wilayah Maluku dan tiga cabang, kita berharap dengan adanya cabang ini bisa lebih meningkatkan pelayanan terkhusus pelayanan gigi kepada masyarakat yang ada di kabupaten dan kota di Maluku,” ujar Wendy.
Ia mengaku, masih ada 8 kabupaten/kota yang belum memiliki cabang PDGI yang disebabkan ketersediaan dokter gigi yang masih minim di 8 daerah tersebut.
Disamping itu, untuk Kabupaten Aru juga belum ada satu pun dokter gigi sehingga ini harus menjadi perhatian serius dari Pemda maupun PDGI Wilayah Maluku.
“Sebagian besar dokter gigi itu ada di Kota Ambon sebanyak 88 artinya dari sisi persebaran dokter gigi juga masih terpusat di kota Ambon dan Maluku Tengah,” bebernya.
Pemerataan dokter gigi yang belum merata kata Wendy, membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk mendorong terjadinya pemerataan dokter gigi.
Apalagi dengan adanya program studi pendidikan dokter gigi pada Fakultas Kedokteran Unpatti, maka diharapkan kedepan dapat mengatasi persoalan kekurangan dokter gigi di daerah, dengan catatan program studi dokter gigi harus memberikan ruang yang luas kepada anak anak daerah diterima.
Jika pemerintah berharap pada dokter gigi dari luar daerah atau yang bukan anak daerah, tentu tidak akan bertahan lama, apalagi dengan insentif yang disiapkan daerah itu tidak maksimal, maka akan menjadi masalah.
“Dokter bukan malaikat tapi manusia yang punya kelurga dan kebutuhan sama dengan yang lain jadi ketika dari luar harus diimbangi dengan insentif yang diberikan daerah masing-masing. Ini butuh dukungan dari pemda untuk melihat ini sehingga memberikan kesempatan kepada dokter gigi untuk mengabdi di daerah-daerah khususnya di pulau- pulau,” tandas Wendy.
Sementara itu, Wakil Gubernur Abdullah Vanath berharap, kehadiran PDGI Wilayah Maluku dapat membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Pulau-pulau kecil.
Untuk diketahui pelantikan DDGI Wilayah Maluku dan tiga cabang dilanjutkan dengan seminar internasional dengan tema Global Knowledge - Local Impact: Strengthening Profesionalism in Dentistry dengan menghadirkan narasumber nasional maupun internasional.(S-20)