SIWALIMA.id > Berita
Warga Ani dan Tanah Goyang Sepakat Berdamai
Daerah | Rabu, 25 Maret 2026 pukul 14:41 WIT

PIRU, Siwalima.id - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan aparat kepolisian berhasil mendamaikan warga Dusun Ani dan Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual.

Konflik kedua dusun ini bermula dari kesalahpahaman pemuda dari dua dusun pada 20 Maret lalu, namun berhasil didamaikan.

Pemerintah kemudian menghadirkan tokoh masyarakat dari dua dusun melakukan rapat koordinasi untuk menyelesaikan konflik agar tidak melebar.

Pertemuan itu dipimpin Bupati SBB, Asri Arman didampingi Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli dan tokoh masyarakat dari dua dusun bertikai serta pimpinan OPD di Kantor Bupati, Senin (23/3).

Pada kesempatan itu Bupati Arman  menyebut kesepakatan damai menjadi langkah penting dalam meredam konflik yang bermula dari kesalahpahaman antar pemuda pada 20 Maret.

Dalam forum itu, pemda bersama aparat keamanan menegaskan penyelesaian konflik dilakukan melalui pendekatan persuasif, dialogis serta tetap mengedepankan proses hukum terhadap pihak terkait yang terlibat.

Perwakilan masyarakat dari dua dusun menyatakan komitmen bersama untuk mengakhiri konflik dan kembali menjaga hubungan persaudaraan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang harmonis.

Menurut bupati, penting membangun persaudaraan kolektif dalam menjaga kedamaian serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. “Mari kita bersama mencari solusi, saling memaaf­kan antara kedua dusun, guna menuntaskan permasalahan yang terjadi,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi yang belum tentu benar dan berpotensi memicu konflik di masyarakat.

“Jika ada isu yang beredar berpotensi konflik, segera koordinasikan untuk memastikan kebenarannya, sehingga tidak berkembang menjadi provokasi di tengah masyarakat,” pintanya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kedua pihak menandatangani surat pernyataan kesepakatan damai.

Poin kesepakatan damai antara lain mengakhiri konflik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

Pemkab SBB juga memastikan langkah-langkah lanjutan termasuk pemberian bantuan kepada korban.

Selain itu ada peningkatan patroli keamanan, serta pengua­tan peran tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas dan ketentraman wilayah.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, Pemkab SBB menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai fasilitator, dalam menjaga persatuan dan kedamaian serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, nyaman dan harmonis.(S-27)

BERITA TERKAIT