AMBON, Siwalima.id - Sandra Villia Caniago nekat mengakhiri hidupnya dengan cara lompat dari atas Jembatan Merah Putih, Jumat (20/3)
Kejadian yang dilakukan wanita 21 tahun ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIT, saat kondisi lalu lintas dan aktivitas warga masih sepi.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah kepada wartawan menjelaskan, kejadian tersebut diketahui oleh seorang warga bernama Ongen.
Saksi yang melihat tubuh korban yang terkapar di bagian penyangga beton bawah Jembatan Merah Putih langsung berinisiatif menghubungi Call Center 112 Kota Ambon untuk melaporkan kejadian tersebut. Call center selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Basarnas Ambon guna bantuan evakuasi.
Tim SAR kemudian berkordinasi dengan pihak kepolisian dan mengerahkan Tim gabungan yang melibatkan Polda Maluku, Polres Pulau Ambon, Polsek Teluk Ambon, Dokkes Polda Maluku, dan masyarakat sekitar guna proses evakuasi.
“Sekitar pukul 5 pagi Tim tiba dilokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna proses evakuasi dan Pukul 07.40 WIT Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia, pada penyangga beton bawah Jembatan Merah Putih selanjutnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara guna proses lebih lanjut,” ungkap Arafah.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian sehingga motif kematian korban belum diketahui secara pasti.(S-10)