AMBON, Siwalima.id -Walikota Ambon, Bodewin Wattimena berkomitmen untuk membangun rumah sakit milik Pemkot Ambon, sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Walikota mengaku, dirinya tengah berjuang merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut yang nantinya akan ditetapkan sebagai rumah sakit yang melayani peserta BPJS Kesehatan.
“Saya sementara berjuang untuk bangun rumah sakit Kota Ambon. Kalau rumah sakit ini jadi, bahkan saya tetapkan sebagai rumah sakit BPJS, supaya semua warga Kota Ambon datang ke sana dulu. Ada uang atau tidak, tetap dilayani dulu,” tegas walikota kepada wartawan di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Kamis (12/2).
Menurut walikota, kehadiran rumah sakit tersebut, merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, sebab pelayanan kesehatan tidak boleh terhambat, hanya karena persoalan biaya.
Rencana pembangunan rumah sakit tipe D itu, disebut akan berlokasi di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan. Meski berada di wilayah Leitimur, rumah sakit tersebut nantinya diperuntukkan bagi seluruh warga Kota Ambon.
“Memang mungkin nanti rumah sakitnya di Hutumuri untuk membantu masyarakat Leitimur, tapi itu akan menjadi rumah sakit bagi masyarakat yang tidak punya uang. Datang saja langsung supaya bisa terlayani dengan baik,” ujar walikota.
Walikota juga memastikan, pemerintah akan mengambil peran dalam membantu pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Skema subsidi dari pemerintah akan disiapkan agar warga tetap mendapatkan pelayanan medis secara layak.
Langkah ini dinilai strategis, mengingat akses layanan kesehatan di wilayah Leitimur Selatan selama ini masih terbatas dan masyarakat harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit.
Dengan adanya RS tipe D tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan tingkat pertama dapat lebih mudah diakses, sekaligus mengurangi beban rumah sakit yang ada di pusat kota.
Pembangunan RS Kota Ambon ini, menjadi bagian dari visi pemerintah kota dalam memperkuat sektor kesehatan sebagai layanan dasar publik. Selain memperluas akses, kebijakan ini juga bertujuan memastikan tidak ada warga yang tertolak atau tidak mendapatkan perawatan hanya karena keterbatasan ekonomi.
“Kita ingin masyarakat terlayani dengan baik. Itu komitmen kami,” tandas walikota.
Jika terealisasi kata walikota, rumah sakit ini diharapkan menjadi simbol keberpihakan Pemkot Ambon terhadap hak dasar masyarakat di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.(Mg-1)