SIWALIMA.id > Berita
Wabup Minta OPD Awasi Penggunaan Anggaran
Daerah | Selasa, 18 November 2025 pukul 13:44 WIT

BULA, Siwalima.id - Wakil Bupati SBT, Muh Miftah Thoha R Wattimena meminta kepada semua OPD meng­awasi betul penggunaan angga­ran daerah.

Peran utama pengawasan adalah menjamin tercapainya tujuan program, menjamin tercapainya tujuan belanja anggaran secara akuntabel efektif dan efisien.

“Saya meminta seluruh perangkat daerah untuk memberikan perhatian serius dan prioritas, utama terhadap setiap rekomendasi hasil pemerik­saan APIP. Tidak boleh ada lagi temuan yang berlarut-larut tanpa penyelesaian yang konkret,” pinta­nya ketika membuka rapat pemu­takhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan APIP tingkat Kabu­pa­ten bertempat di gedung Serba­guna Dinas Kesehatan, Senin. (17/11)

Menurutnya, kegiatan ini diha­rapkan dapat memberikan manfaat dan dinamika baru dalam peman­faatan hasil hasil pengawasan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan pemerintah yang bersih.

Tindak lanjut hasil pemeriksaan APIP, lanjuntya bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan merupakan komitmen moral tang­gungjawab, dan wujud integritas sebagai penyelenggara pemerintah daerah.

Setiap pimpinan OPD harus melakukan pemantauan berkala dan memastikan tidak lanjut dilakukan secara tepat waktu, tetap sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Temuan audit yang berulang menjadi indikasi adanya kelemahan,  sistem pengendalian internal. Saya menginstruksikan agar setiap OPD membangun mekanisme kontrol yang kuat, mulai dari tahap peren­ca­naan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban,” ingatnya.

Orang nomor dua di SBT me­ngaku, harus terus berupaya meni­ng­­katkan kualitas laporan keua­ngan­nya daerah dengan target mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Untuk mencapai ini, komitmen terhadap transparansi, akurasi data dan integritas harus dijaga tanpa kompromi.

“Tidak boleh ada manipulasi data, tidak boleh ada penyimpanan prosedur dan tidak boleh ada praktik yang bertentangan dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk itu ia berharap APIP hanya dipandang sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun penyeleng­garaan peme­rintahan yang lebih baik.

“Inspektorat harus mampu memberikan pembinaan, pendam­pingan dan solusi yang konstruktif, sehingga setiap rekomendasi dapat ditindaklanjuti dengan efektif,” harapnya.

Kedepan, peran Inspektorat harus lebih ditingkatkan dalam bentuk penguatan sumber daya aparatur pengawasan dan perlu adanya pengkajian ulang atas bencana kebijakan pengawasan yang berfokus pada pengawalan program-program strategis pemda.

Sementara itu Kepala Inspektorat SBT, Muhammad Ikshan Kiliwooy mengatakan pelaksanaan rapat untuk menilai kinerja pimpinan OPD dalam menindaklanjuti temuan temuan hasil pemeriksaan APIP.

“Tujuannya untuk mendorong pengembalian kerugian keuangan Negara serta kewajiban penyetoran pajak negara yang ditemukan dalam hasil pemeriksaan,” ungkapnya. (S-27)

BERITA TERKAIT