SIWALIMA.id > Berita
Unpatti Targetkan Jurnal Naik Peringkat
Pendidikan | Kamis, 27 November 2025 pukul 13:56 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua Pusat Jurnal dan Publikasi Universitas Pattimura, Christiana Titaley menegaskan, pihaknya me­nar­getkan 90 jurnal bisa naik pe­ring­kat nasional maupun internasional.

Upaya strategis ini dilakukan untuk mendorong diseminasi hasil penelitian Unpatti baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ketika dosen mampu mendise­minasikan penelitiannya di tingkat internasional, maka ia tidak hanya menguatkan reputasi akademik pribadi, tetapi juga membuka pe­luang hasil penelitiannya disitasi dan dimanfaatkan oleh peneliti lain,” ujarnya, dalam keterangan pers, di Gedung Blok Masela, Unpatti, Poka, Rabu (26/11).

Dari 118 jurnal yang dikelolah, se­bagian besar terakreditasi nasional. Dari jumlah tersebut, 62 jurnal telah terindeks nasional, termasuk satu jurnal yang berhasil masuk indeks internasional Scopus, capaian pen­ting yang diharapkan menjadi pemantik bagi jurnal lainnya.

Christiana menekankan jurnal tidak harus sepenuhnya berbahasa Inggris untuk mencapai indeks internasional.

Ia mencontohkan jurnal di UI yang hanya dalam empat tahun naik peringkat hingga Q2 meski mene­rima artikel berbahasa Indonesia.

Proses menuju indeks interna­sional bagi jurnal Unpatti dinilai memiliki progres positif.

“Jika Tuhan mengizinkan, kami targetkan sekitar 90 jurnal dapat mencapai tingkat akreditasi lebih tinggi pada pertengahan tahun depan,” ungkapnya.

Untuk mendorong pencapaian tersebut, Pusat Jurnal dan Publikasi menggelar beberapa kegiatan stra­tegis, seperti Klinik Pengelolaan Jurnal yang menghadirkan nara­sumber dari kementerian, tim indexing dan pengelola jurnal Scopus dari UI.

Klinik Penulisan Artikel Ilmiah yang menyasar dosen, khususnya dosen muda untuk meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah agar layak dipublikasikan di jurnal be­reputasi internasional. Narasumber berasal dari Universitas Hasanud­din, akademisi Indonesia di Amerika Serikat, serta dosen Unpatti dengan rekam publikasi kuat.

“Kami ingin dosen tidak hanya bermain di jurnal nasional, tetapi berani masuk ke jurnal internasional bereputasi,” terangnya.

Lanjutnya, Unpatti pernah menye­le­nggarakan konferensi interna­sional, namun belum berhasil me­nerbitkan prosiding terindeks. Ka­rena itu, pelatihan kali ini meng­hadirkan penyelenggara konferensi yang telah sukses meraih peng­indeksan internasional.

“Kami ingin ketika Unpatti me­nyelenggarakan konferensi, hasil­nya benar-benar masuk prosiding terindeks,” katanya.

Christiana juga menyoroti kebi­jakan moratorium pembukaan jurnal baru di beberapa program studi. Kebijakan ini dinilai langkah penting untuk menjaga kualitas.

“Ini menunjukkan komitmen nyata untuk memajukan mutu penjurnalan. Bukan sekadar banyak, tetapi harus berkualitas,” tegasnya.

Berbagai kegiatan yang dilakukan merupakan upaya kolektif untuk menjadikan Unpatti semakin kuat dalam publikasi ilmiah.

“Ketika jurnal-jurnal kita naik kelas, manfaatnya kembali kepada institusi, dosen, dan masyarakat luas melalui hasil penelitian yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Sekretaris Pusat Jurnal dan Pub­likasi Unpatti, Revency Rugebregt menambahkan, perhatian dan du­kungan universitas terhadap peng­em­bangan jurnal ilmiah saat ini jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ia menilai dukungan tersebut menjadi energi penting bagi para pengelola jurnal yang selama ini bekerja dengan dedikasi tinggi.

“Selama kami menjadi bagian dari pengelolaan jurnal, tidak pernah ada pembiayaan atau perhatian sebesar yang kami rasakan saat ini. Meski jumlah anggaran terbatas, kami bersyukur karena perhatian itu nyata,” ujarnya.

Revency menegaskan proses publikasi pada jurnal bereputasi tidak mudah dan sering kali membutuhkan upaya besar.

“Menulis artikel untuk lolos pada jurnal berprestasi itu jauh dari mu­dah. Bahkan untuk mencapai jabatan profesor, banyak dosen mengha­dapi tantangan berat, termasuk biaya publikasi yang bisa mencapai pu­luhan juta rupiah,” katanya. (S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps