AMBON, Siwalimanews – Fakultas Perikanan dan Ilmu KeÂlautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) menyempurnakan kurikuÂlum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Penyempurnaan kurikulum berÂbasis OBE melibatkan tenaga penÂdidik, guru besar, pimpinan LPPM dan LPMPP Unpatti, serta para alumni FPIK sebagai mitra strategis dalam merumuskan arah pengemÂbangan pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.
Penyempurnaan kurikulum berbaÂsis OBE agar selaras dengan kebuÂtuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta teknologi di bidang perikanan dan kelautan,â kata Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Dominggus Malle dalam rilis yang diterima Siwalima, Selasa (14/10).
Ia menyebut FPIK Unpatti telah menunjukkan kemajuan signifikan melalui implementasi kurikulum yang ada.
Ia menekankan pentingnya perbaiÂkan berkelanjutan dalam setiap aspek kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan global dan kebijakan nasional di bidang penÂdidikan tinggi.
âHal terpenting adalah memperÂbaiki bagian-bagian yang perlu disesuaikan dengan perkembangan saat ini, ujarnya.
Selain itu lokakarya ini dapat memperkuat sinergi antara program studi dan para mitra/stakeholder dalam penyusunan visi, misi, serta kebijakan baru yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di lingkungan FPIK Unpatti.
âKegiatan ini menjadi modal besar bagi FPIK Unpatti untuk memperÂtahankan akreditasi unggul yang telah diraih. Karena mempertahanÂkan akreditasi unggul jauh lebih sulit daripada merebutnya,â tambahnya.
Melalui lokakarya ini, pihaknya berharap FPIK Unpatti berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pendiÂdikan tinggi kelautan dan perikanan, sejalan dengan karakter kepulauan Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Sementara itu, Dekan FPIK Unpatti, Y Lopulalan juga menamÂbahkan, pentingnya kegiatan ini sebagai langkah konkret menuju peningkatan mutu kurikulum yang relevan dan terukur.
âKegiatan ini akan menghasilkan dokumen revisi kurikulum yang nantinya dibahas dalam rapat senat dan ditindaklanjuti ke tingkat universitas. Mari kita ikuti kegiatan ini dengan seksama agar tema yang diÂangkat dapat terwujud sesuai harapan bersama,â kata Lopulalan. (S-25)