SIWALIMA.id > Berita
Unpatti Lepas 2.074 Mahasiswa KKN
Online | Senin, 6 Oktober 2025 pukul 23:49 WIT

AMBON, Siwalimanews – Sebanyak 2.074 mahasiswa Universitas Pattimura dilepas mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-52 tahun ajaran ganjil 2025/2026.

Program ini mengusung tema Peningkatan Kohesi Sosial dan Perjalanan Sportif Berbasis Komunitas di Provinsi Maluku, yang mencerminkan komitmen Unpatti dalam memperkuat harmoni sosial serta mendorong pembangunan berbasis komunitas di wilayah kepulauan.

Kegiatan pembekalan mahasiswa KKN digelar, Kamis (2/10) di Gedung Laboratorium Terpadu Pendukung Blok Masela itu, dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti Prof Dominggus Malle.

Humas Unpatti dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Senin (6/10) menjelaskan, Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti Prof Dominggus Malle saat membuka pembekalan itu menegaskan, tentang pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perdamaian dan penjaga kohesi sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kalau dulu kita sering mengatakan mulutmu harimaumu, sekarang justru jarimu harimaumu. Satu ketikan di media sosial bisa memicu salah paham yang berujung pada konflik,” tulis humas mengutip ucapan Prof Malle.

Prof Malle juga mengingatkan, agar mahasiswa bijak dalam menggunakan media sosial dan menempatkannya sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Mahasiswa harus tampil sebagai kelompok intelektual yang memberikan pencerahan, memperkuat solidaritas, serta menjadi teladan dalam menjaga harmoni sosial,” tulis humas.

Prof Malle juga menyoroti karakter masyarakat Maluku yang dikenal ekspresif dan terbuka, namun perlu diimbangi dengan sikap saling menghormati, sebab  potensi gesekan sosial harus dikelola menjadi energi positif bagi pembangunan daerah.

“Mahasiswa Unpatti harus menjadi agen perdamaian sekaligus motor literasi digital, agar dapat membimbing masyarakat menghadapi perubahan sosial di era teknologi,” ucap Malle seperti dikutip pihak humas.

Masih dalam rilis itu, Ketua Tim Mata Kuliah KKN Unpatti SP Ritiauw dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan KKN tahun ini mencakup beberapa bentuk kegiatan, yakni KKN Reguler, KKN Tematik, KKN Provinsi, dan KKN Kolaborasi bersama mitra pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Ambon.

“Mahasiswa KKN Unpatti diharapkan mampu hadir dengan strategi konkret untuk mewujudkan Maluku yang lebih damai dan harmonis,” tulis Ritiauw.

Ia menjelaskan, program kerja mahasiswa dibagi ke dalam tiga kategori yakni, program prioritas sesuai tema, program berbasis bidang ilmu sesuai kompetensi akademik, serta program pendukung berdasarkan kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan.

Ritiauw juga memperkenalkan inovasi baru berupa, aplikasi digital SIB-KKN yang digunakan untuk administrasi, komunikasi dan pelaporan kegiatan mahasiswa secara daring.

“Dengan inovasi aplikasi SIB-KKN, Unpatti kini sejajar dengan universitas-universitas besar di Indonesia yang telah menerapkan digitalisasi KKN. Ini menjadi lompatan penting dalam peningkatan kualitas pengelolaan program,” jelas Ritiauw.(S-25)

BERITA TERKAIT