SIWALIMA.id > Berita
Unpatti Gelar Coaching Clinic Penulisan Proposal Penelitian dan PKM bagi Dosen
Online | Rabu, 19 November 2025 pukul 13:21 WIT

AMBON, Siwalima.id - Universitas Pattimura Ambon menyelenggarakan coaching clinic Penulisan Proposal Penelitian dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bagi para dosen, Selasa (18/11).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unpatti, Estevanus K Huliselan, kepada wartawan menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyiapkan proposal penelitian maupun PKM secara lebih terarah dan kompetitif.

Coaching clinic ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa brain storming untuk penyamaan persepsi dan pemberian tips dari para narasumber. Tahap kedua adalah pendampingan langsung terhadap proposal yang telah disiapkan dosen,” ujarnya.

Panitia menghadirkan dua narasumber dari bidang saintek dan sosial ekonomi, yaitu, Didik Prasetyoko dari Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data ITS dan Febrianti, dari Universitas Malahayati Bandar Lampung.

Menurutnya, pembagian kluster ini penting untuk memastikan tips dan arahan yang diberikan lebih aplikatif dan sesuai karakter bidang masing-masing dosen.

Menurutnya, Unpatti menargetkan peningkatan signifikan proposal yang lolos pendanaan pada 2026.

“Kami berharap 5 hingga 10 persen dari total dosen Unpatti dapat meloloskan proposal pada berbagai skema kompetisi, baik dari Kementerian Ristek, Kementerian Keuangan, maupun lembaga lainnya,” tutur Huliselan.

Ia menambahkan, bahwa meskipun buku panduan proposal telah tersedia, dosen tetap membutuhkan pendampingan praktis agar proposal lebih kompetitif, baik dari segi administrasi maupun substansi.

Pada tahap coaching clinic, panitia akan menyeleksi sekitar 20 proposal dari total 123 peserta yang mengikuti kegiatan. Peserta berasal dari berbagai fakultas di Unpatti serta beberapa perguruan tinggi lainnya.

Proposal terpilih adalah yang memenuhi persyaratan pada sistem Bima (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).

Koordinator kegiatan, Hellena Tehubijuluw juga mengungkapkan, bahwa banyak dosen masih belum memahami kaidah penulisan proposal sesuai ketentuan Bima.

Hasil seleksi peserta yang berhak mengikuti pendampingan lanjutan akan diumumkan dalam waktu dekat. Kegiatan coaching clinic berlangsung hingga Desember 2025.

Sekretaris LPPM, Sherly Lewerissa, juga berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah proposal dosen Unpatti yang lolos pendanaan.

“Selama ini tingkat penerimaan proposal melalui Bima terus meningkat. Tahun depan kami berharap dapat mencapai 100 sampai 200 persen. Kegiatan ini berdampak positif bagi kualitas penelitian dan PKM di Unpatti,” ujarnya. (S-25)

BERITA TERKAIT