SIWALIMA.id > Berita
Tumbuh Positif, Aset Bank Maluku Malut Naik 14,57 Persen
Daerah | Senin, 13 Oktober 2025 pukul 23:16 WIT

AMBON, Siwalimanews – Bank Maluku-Malut menu­tup triwulan III 2025 pada September lalu dengan kinerja pertumbuhan eko­nomi yang positif.

Capaian kinerja positif yang ditunjukan bank Pem­prov Maluku dan Maluku Utara ini, terjadi ditengah ketidakpastian kondisi eko­nomi, baik secara nasional maupun internasional.

Hingga September 2025, tercatat asset yang dimiliki Bank Maluku-Malut diatas Rp10 triliun atau menga­lami kenaikan 14,57 persen yoy menjadi Rp10,031 tri­liun dibandingkan dengan posisi September 2024 sebesar Rp8,755 triliun.

Kenaikan aset Bank Maluku-Malut ini, merupakan capaian terbaik untuk pertama kalinya sejak tahun 2022. Dari sisi laba bersih, tercatat pada September 2025, laba bersih Bank Maluku-Malut mengalami peningkatan 22,68 persen menjadi Rp 151 miliar, dibandingkan posisi September 2024 yang tercatat hanya sebesar Rp 123 miliar.

Pertumbuhan laba Bank Maluku-Malut yang signifikan ini, ternyata meningkat jauh diatas pertum­buhan laba bersih perbankan nasional yang rata rata tumbuh sekitar 6 persen.

Sementara dari sisi penyaluran kredit hingga September 2025, Bank Maluku-Malut telah menya­lurkan kredit sebesar Rp5,748 triliun atau meningkat 6,75 persen yoy dibandingkan posisi September 2024 yang hanya sebesar Rp 5,384 triliun.

Salah satu indikator kinerja bank yang mengalami peningkatan juga, terletak pada dana pihak ketiga, dimana total funding hingga september 2025 meningkat 12,09 persen yoy, menjadi Rp 7,341 triliun dibandingkan posisi September 2024 yang tercatat Rp 6,549 triliun.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar mengung­kapkan,  capaian kinerja yang tum­buh positif pada triwulan III me­ngukuhkan komitmen Bank Ma­luku-Malut untuk menjadi salah satu BPD yang mendorong per­tumbuhan ekonomi di daerah.

Apalagi, Bank Maluku-Malut telah mendapatkan penilaian sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan menjadi motivasi bagi bank ini untuk senantiasa menjalankan tata kelola dengan baik dan diawasi oleh banyak regulator maupun auditor seperti OJK, BI, BPK, BPKP, PPATK, KAP dan LPS.

“Kami harapkan di triwulan IV 2025 nanti, kita terus menunjukkan trend yang positif,” harap Imbar kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (11/10) siang.(S-20)

BERITA TERKAIT