DOBO, Siwalima.id – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 912 Satria Jargaria tiba di Kota Dobo dan langsung diterima oleh Bupati Aru, Timotius Kaidel, di Dermaga Yos Sudarso, Dobo, Kamis (19/3).
Batalyon yang dipimpin Mayor Desta Dwihartanto ini tiba di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo dengan menggunakan KM Sabuk Nusantara 44, langsung diterima dengan prosesi adat.
Kehadiran satuan ini dinilai sangat strategis, bukan hanya untuk memperkuat pertahanan, namun juga sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Aru, Timotius Kaidel saat menerima batlyon itu mengatakan, Yonif TP 912/SJ memiliki peran unik yang dituntut produktif di sektor pertanian, peternakan dan perikanan, guna mendukung swasembada pangan nasional serta menyukseskan program makan bergizi gratis di wilayah Aru.
“Kehadiran saudara-saudara adalah kehormatan bagi Bumi Jargaria, Kami berharap prajurit dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan hortikultura terintegrasi dan membantu pembangunan infrastruktur dasar di pedesaan,” ujar bupati.
Bupati berpesan, agar para prajurit , Yonif TP 912/SJ menyatu dengan rakyat dan menghormati adat istiadat setempat.
"Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, Jadilah kontributor ekonomi lokal dan bekerja sama dengan OPD hingga kepala desa untuk membuka akses jalan serta membangun sarana fisik yang dibutuhkan warga," ucap bupati.
Selain sebagai kontribusi ekonomi lokal menurut bupati, sinergi ini juga mencakup bidang kesehatan, di mana Kompi Kesehatan Yonif TP diminta berperan aktif dalam sistem surveilans dan penanganan penyakit di tingkat desa.
“Dengan hadirnya Yonif TP 912/SJ, diharapkan tercipta percepatan pembangunan fisik dan penguatan kedaulatan NKRI di wilayah terpencil Kepulauan Aru,” harap bupati.
Untuk diketahui, penerimaan prajurit Yonif TP 912/SJ dilakukan dengan prosesi adat Aru, sebagai simbol diterimanya para prajutrit ini oleh leluhur dan masyarakat Aru.(S-11)