SIWALIMA.id > Berita
Terjatuh dari Perahu, Nelayan di Haria Belum Ditemukan
Online | Jumat, 10 April 2026 pukul 23:04 WIT

AMBON, Siwalima.id - Seorang nelayan Desa Haria, Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dilaporkan hilang, setelah terjatuh dari perahu saat melaut. 

Pencarian terus dilakukan Tim SAR Gabungan di beberapa titik koordinat, namun hingga saat ini belum ditemukan. 

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di perairan sekitar Desa Haria dimana, berdasarkan laporan yang diterima dari Camat Saparua, korban diketahui pergi melaut pada, Rabu (8/4) sekitar pukul 20.00 WIT menggunakan perahu katinting di perairan setempat.

“Pada Kamis (9/4) sekitar pukul 06.30 WIT, korban dilaporkan terjatuh dari longboat dan terlihat oleh nelayan lain,” tulis Arafah dalam rilisnya resmi yang diterima redaksi Siwalima.id, Jumat (10/4).

Upaya pencarian awal menurut Arafah, telah dilakukan oleh nelayan setempat, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya, pada pukul 12.30 WIT, Tim Rescue Kantor SAR Ambon dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Lokasi pencarian berada pada koordinat 3°35'14.15"S - 128°37'8.64"E, atau sekitar 46 nautical mile arah timur dari Dermaga BRIN Ambon.

Hingga pukul 18.00 WIT, tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat telah melakukan penyisiran dengan radius pencarian sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Namun, korban belum juga ditemukan.

“Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan keesokan harinya," jelas Arafah.

Korban diketahui bernama Roy Souhoka (41). Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Tim Rescue Kansar Ambon dan masyarakat setempat, dengan dukungan alat utama berupa RBB Kansar Ambon serta longboat milik warga.

Dalam operasi tersebut, kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar 19 knot dari arah barat daya hingga barat, serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Tim SAR berharap cuaca mendukung agar proses pencarian pada hari berikutnya dapat berjalan maksimal dan korban segera ditemukan. (S-10)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps