SIWALIMA.id > Berita
Talud Ambruk, Puluhan Makam Rusak Diterjang Longsor
Daerah | Kamis, 30 April 2026 pukul 14:59 WIT

AMBON, Siwalima.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sejak Selasa (28/4) memicu longsor di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Galunggung, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau. 

Talud pembatas antara area pemakaman dan Masjid Muhajirin dilaporkan ambruk, menyebabkan, sejumlah makam rusak dan sebagian kerangka jenazah terbawa material longsor hingga ke halaman masjid.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pengurus masjid yang langsung mendatangi lokasi kejadian. 

Saat tiba di tempat kejadian perkara, mereka mendapati kondisi makam yang porak-poranda, dengan beberapa kerangka jenazah terlihat berserakan dan sebagian lainnya tertimbun tanah longsor.

Salah satu tokoh masyarakat sekaligus pengurus Masjid Muhajirin, Nasir Rumra, menjelaskan, proses evakuasi langsung dilakukan oleh warga bersama pengurus masjid sejak Rabu (29/4). 

Hingga siang hari, upaya pencarian dan pengangkatan kerangka jenazah masih terus berlangsung.

“Sejauh ini sudah lima kerangka jenazah berhasil dievakuasi dan telah dikenali oleh pihak keluarga. Sementara lima lainnya masih belum teridentifikasi dan masih dalam proses pencarian,” ujar Nasir di lokasi kejadian.

Ia mengungkapkan, total terdapat sekitar sepuluh makam yang terdampak longsor. Sebagian besar mengalami kerusakan parah akibat ambrolnya talud penahan tanah yang tidak mampu menahan debit air hujan yang tinggi.

Menurut Nasir, pihak keluarga dari jenazah yang telah teridentifikasi berencana memindahkan dan memakamkan kembali di lokasi lain yang lebih aman. 

Sementara itu, untuk kerangka jenazah yang belum dikenali, warga bersama pengurus masjid tengah mempertimbangkan pemakaman secara massal, mengingat kondisi jenazah yang telah bercampur akibat longsor.

“Untuk yang belum teridentifikasi, kemungkinan akan dimakamkan secara bersama di lokasi lain, karena kondisinya sudah bercampur dan sulit dikenali,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani dampak longsor serta melakukan perbaikan talud guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, terutama di kawasan pemukiman padat yang rawan bencana.(S-26)

BERITA TERKAIT