AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon belum menetapkan skema Work From Home (WFH) bagi ASNnya, meski pemerintah pusat telah mengumumkan rencana penerapannya secara nasional
Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette mengaku, hingga saat ini belum ada keputusan teknis di tingkat daerah, dikarenakan pemkot masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat, sekaligus akan membahasnya bersama walikota.
“WFH itu sudah diinformasikan secara nasional oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Tapi untuk pengaturannya di Ambon, hari apa dan bagaimana mekanismenya, itu nanti dibicarakan dengan pak walikota baru diputuskan,” ungkap sekot, kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Sabtu (28/3).
Menurut sekot, pemkot tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan, mengingat kebijakan tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di daerah.
Skema WFH satu hari dalam sepekan, tengah difinalisasi dan direncanakan berlaku pasca Lebaran. Kebijakan ini dirancang untuk menekan konsumsi energi dan BBM, sekaligus menjaga produktivitas kerja.
Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih menunggu arahan teknis dari Presiden sebelum diberlakukan secara menyeluruh di Indonesia.
Disisi lain, Pemkot Ambon memilih bersikap realistis. Penyesuaian kebijakan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi daerah, terutama agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Dengan demikian, kepastian penerapan WFH di Ambon masih bergantung pada hasil koordinasi internal pemerintah kota serta petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.(Mg-1)