MASOHI, Siwalimanews – Kabupaten Maluku Tengah meÂmiliki sekolah rakyat 73 terintegrasi yang kini resmi beroperasi.
Selolah ini didukung oleh 11 teÂnaga guru dan 28 tenaga kependidiÂkan yang akan membantu para siswa selama belajar.
Kegiatan perdana ditandai deÂngan pembukaan masa pengenalan lingkungan sekolah dan pemerikÂsaan kesehatan bagi peserta didik yang berlangsung di Gedung PerÂpustakaan Masohi,Senin (6/10).
Kepala Sekolah Rakyat 73 TerinÂtegrasi Kabupaten Maluku Tengah, Raddy Jamair mengaku saat ini Sekolah Rakyat belum memiliki geÂdung dan menggunakan gedung Sanggar Kegiatan Belajar di LetÂwaru, Masohi.
âPemerintah daerah berencana membangun gedung permanen Sekolah Rakyat di Kelurahan Hollo, Kecamatan Amahai,â jelasnya.
Selain itu sekolah ini juga memiliki tenaga administrasi, bendahara dan operator masing-masing dua orang. Ada juga wali asuh yang nantinya mendampingi peserta didik, serta wali asrama, cleaning service dan satpam.
Ia menegaskan, amanah yang diberikan kepadanya sebagai kepaÂdaÂnya akan dijalankan dengan peÂnuh tanggung jawab. âHarapan-harapan dari bapak presiden mauÂpun dari pemerintah daerah akan kami akomodir dan laksanakan dengan sebaik-baiknya,â janjinya.
Program Sekolah Rakyat merupaÂkan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan akses pendiÂdikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Kehadirannya diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas kadis Sosial Malteng, Ruslan Yusuf Wailissa, menjelaskan penyelengÂgaÂraan SR akan dilaksanakan dalam dua tahap.
Ia menambahkan, seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan kegiÂatan sekolah merupakan hasil kerja bersama satgas percepatan penyeleÂnggaraan SR Malteng yang diketuai oleh Sekda.
KKT dan SBB Belum
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Maluku Djalaludin Salampessy memastikan pembanguÂnan sekolah rakyat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Seram Bagian Barat belum bisa terlaksana.
Sampai saat ini belum ada tindak lanÂjut dari dua pemerintah tersebut unÂtuk menyiapkan lahan pembaÂnguÂnan sekolah rakyat,â ujarnya kepada SiÂwalima di ruang kerjanya, Senin (6/10).
Ia mengaku sampai saat ini piÂhaknya terus berkoordinasi dengan dua pemerintah tersebut agar lahan dapat disiapkan. âIni program yang bagus jadi pemkab harus mendorong agar sekolah rakyat dapat dibangun di sana sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat menikmati program pemerintah ini,â katanya. (S-17/S-20)