SIWALIMA.id > Berita
Sekolah Rakyat Dibiayai Negara, Pengelola Diwarning
Pendidikan | Kamis, 7 Agustus 2025 pukul 23:44 WIT

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan, bia­ya operasional sekolah rakyat akan ditanggung oleh negara, sehingga pengelola harus me­mastikan seluruh kebutuhan siswa sesuai aturan.

Gubernur juga memberikan warning bagi pengelola seko­lah rakyat agar tidak ada praktek mark up.

Peringatan keras ini diberi Gubernur setelah melihat langsung progres persiapan operasional sekolah rakyat di gedung Hiti-Hiti Hala-Hala, Lateri.

Gubernur bilang, semua kebutuhan siswa harus dise­diakan sesuai standar yang ditetapkan dan tidak boleh ada praktek mark up atau pe­nggelembungan harga dalam proses pengadaan.

Mantan anggota DPR RI ini memberikan warning bagi pengelola sekolah rakyat agar tidak ada praktek mark up.

Peringatan keras ini diberi Gubernur setelah melihat lang­sung progres persiapan operasional sekolah rakyat di gedung Hiti-Hiti Hala-Hala, Lateri.

“Semua yang diberikan ke­pada siswa harus berkualitas. Jangan main-main. Saya tidak mau dengar ada yang coba-coba mark up anggaran,” tulis Gubernur dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Rabu (6/8).

Gubernur menegaskan kebera­daan sekolah rakyat sesungguhnya bertujuan untuk memuliakan kaum dhuafa maka seluruh siswa di sekolah rakyat yang berasal dari keluarga kurang mampu harus dilayani dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab.

Untuk memastikan sekolah rakyat berjalan dengan baik, lanjut gubernur, maka semua jajaran baik kepala sekolah, para guru hingga jajaran dinas terkait harus menjaga kualitas dan integritas dalam penge­lolaan bantuan pendidikan bagi siswa di sekolah rakyat.

Disamping kesiapan operasional sekolah, Gubernur minta seluruh persiapan untuk peluncuran program bantuan siswa tersebut dapat dirampungkan paling lambat 15 Agustus mendatang sehingga dapat diluncurkan secara bersamaan dengan launching nasional.

“Sinergi antara peluncuran daerah dan nasional menunjukkan kesiapan Maluku dalam menyukseskan program pendidikan secara menyelu­ruh,” tegas Gubernur.

Terkait beberapa bagian gedung sekolah yang sementara dalam proses pengerjaan, Gubernur me­minta agar mempercepat proses pembangunan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Namun pihak kontraktor wajib hukumnya selalu berpegang pada kontrak kerja, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu dan tepat administrasi. “Saya sudah minta lastikan transparansi dan akunta­bilitas dalam penggunaan anggaran dan sumber daya pembangunan sekolah rakyat ini

Gubernur juga menekankan pen­tingnya pembangunan fasilitas yang ramah anak, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar yang berkua­litas. “Pendidikan itu investasi masa depan bangsa dan daerah sehingga pembangunan sekolah rakyat adalah langkah strategis meningkatkan sum­ber daya manusia yang harus kita utamakan,” tandasnya. (S-20)

BERITA TERKAIT