AMBON, Siwalima.id - Pengujian beban terhadap jembatan Dian Pulau-Tetoat di Kabupaten Maluku Tenggara hingga saat ini tak kunjung dilakukan.
Padahal, pekerjaan mayor jembatan yang menelan anggaran Rp2.75 miliar berupa pengaspalan telah selesai dilakukan oleh kontraktor satu bulan kemarin.
Belum dilakukannya pengujian beban jembatan oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJT) ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas PUPR Maluku, Hengky Tamtelahitu kepada Siwalima.id, Selasa (18/11).
Tamtelahitu mengungkapkan, sampai dengan saat ini Dinas PUPR terus melakukan koordinasi dengan vendor yang ditentukan oleh KKJTJ untuk turun melakukan pengujian jembatan tersebut.
“Memang vendor belum turun, tapi kita terus melakukan pertemuan dengan vendor dan KKJTJ untuk persiapan pengujian beban jembatan Dian Pulau-Tetoat ini,” ucap Tamtelahitu.
Tamtelahitu mengaku, berdasarkan kesepakatan antara vendor dan Dinas PUPR Maluku, memang telah direncanakan pengujian beban jembatan akan dilakukan pada 21 November nanti, namun harus disesuaikan dengan kondisi saat itu.
Kendati begitu, pihaknya telah meminta agar pengujian beban jembatan segera dilakukan, guna penyelesaian jembatan yang telah dibangun selama belasan tahun itu.
“Kita berharap ditanggal 21 November ini sudah dilakukan uji beban, agar jembatan itu dapat kita fungsikan untuk kepentingan umum,” kata Tamtelahitu.
Tamtelahitu memastikan, seluruh pekerjaan jembatan baik item mayor maupun minor akan rampung sesuai dengan kontrak yang telah disepakati pada akhir Desember nanti.(S-20)