AMBON, Siwalima.id - Sanggar Hatasoma akhirnya dihidupkan kembali oleh Kelurahan Rijali. Sebelumnya sanggar ini bernama Siwalima.
Peresmian sanggar ini dilakukan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta pada 21 Maret 2025 lalu di Pattimura Park.
Lurah Rijali, Marlina Haupea mengaku pembentukan sanggar ini memang berangkat dari kebutuhan wilayah.
“’Kehadiran sanggar ini bukan hanya menjawab instruksi pemerintah kota agar setiap negeri, dan kelurahan memiliki wadah seni, tetapi juga merupakan dorongan internal untuk membangkitkan kembali kreativitas masyarakat Rijali, jelasnya kepada wartawan di ambon, Senin (8/12)
Ia menambahkan, pembentukan sanggar ini lahir karena melihat banyaknya talenta seni yang belum tersalurkan. “Warga Rijali punya kemampuan dan kreativitas yang luar biasa, tinggal wadahnya saja yang belum tersedia. Melalui Hatasoma, kami ingin semua bakat ini bisa dibina dan ditampilkan,” ujarnya.
Sanggar Hatasoma saat ini dikelola sekitar 15 pengurus dengan berbagai bidang seni, mulai dari musik, lukis, paduan suara hingga band. Setiap pengurus memiliki tugas masing-masing agar program sanggar dapat berjalan lebih terarah.
Setelah pelantikan, Sanggar Hatasoma menggelar eksibisi pada 27 September sebagai bentuk perkenalan kepada masyarakat. Responnya sangat positif.
“Warga sangat antusias. Setelah eksibisi, banyak yang langsung menyatakan ingin bergabung lewat RT dan RW,” ungkapnya.
Pihaknya juga sedang membuka pendaftaran bagi warga yang memiliki bakat untuk bergabung.
Meski masih baru, pihaknya telah menyusun program besar untuk tahun depan dengan menggelar event. Di sisi lain, fasilitas sanggar masih sangat terbatas. Sekretariat sementara masih menumpang di rumah ketua sanggar karena belum memiliki gedung khusus. (S-26)