SIWALIMA.id > Berita
Rosita: 81 SPPG MBG di Maluku Baru Beroperasi
Daerah | Rabu, 11 Februari 2026 pukul 11:03 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kendati program Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan selama satu tahun pasca diluncurkan Pre­siden Prabowo Januari 2025 lalu, namun Maluku masih kekurangan ratusan Satuan Pelayanan Pemenu­han Gizi (SPPG).

Kepala KPPG Maluku-Malut, Rosita mengungkapkan, sam­pai dengan saat ini untuk Provinsi Maluku baru terbangun 81 SPPG dari target 191 SPPG untuk meng­cover penerimaan manfaat MBG.

“Kalau dilihat dari jumlah SPPG yang operasi memang masih diluar target yang seharusnya 191 SPPG dan sampai saat ini baru 81 yang beroperasi. Beberapa memang sementara dalam persiapan,” ucap Rosita, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Selasa (10/2).

81 SPPG tersebut tersebar di 11 kabupaten/kota diantaranya Kota Ambon 26 SPPG, Tual 4 SPPG, Maluku Tenggara 4 SPPG,  Buru Selatan 3 SPPG, Buru 2 SPPG, MBD 2 SPPG, Kepulauan Tanimbar 2 SPPG, Kepulauan Aru 1 SPPG, SBT 4 SPPG, SBB 11 SPPG dan Maluku Tengah 22 SPPG.

Dijelaskan, penetapan jumlah 191 SPPG untuk provinsi Maluku tersebut dilakukan berdasarkan data geospasial yang menyesuaikan dengan target penerimaan manfaat MBG di Maluku yang ditetapkan BGN  mencapai 556.556 orang.

Kekurangan tersebut kata Rosita yang menyebabkan masih banyak penerima manfaat yang belum mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.

Satu SPPG sambung Rosita, hanya dapat melayani penerima manfaat maksimal 4000 orang dan jika jumlahnya sudah melebihi target maka akan ditangani oleh SPPG yang lain.

“Untuk data penerima manfaat MBG di Maluku masih kita rekap jadi belum bisa kita sampaikan data terbaru,” jelas Rosita.

Terkait dengan kekurangan SPPG, Rosita mengaku terdapat sejumlah SPPG yang sementara dalam proses persiapan namun bagi pelaku usaha yang ingin membangun SPPG tentu hal tersebut baik dan langsung ber­pro­ses dengan BGN mulai dari pen­daf­taran, verifikasi sampai pada tahapan penetapan untuk menjadi mitra BGN. “Bagi penerima manfaat yang hingga kini belum terlayani tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi BGN di daerah untuk membangun SPPG sebanyak 191 unit termasuk di wilayah 3T,” tegas Rosita.(S-20)

BERITA TERKAIT