AMBON, Siwalimanews – Mantan Direktur Utama PT Pelindo Richard Joost Lino atau yang akrab disapa RJ Lino, akan memimpin Project Management Unit (PMU), rencana pembangunan Maluku Integrated Port.
Penunjukan RJ Lino sebagai ketua PMU Maluku Integrated Port ini, setelah mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan terkait rencana pembangunan pelabuhan terpadu ini.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengungkapkan, kesediaan Kementerian Perhubungan untuk memberikan izin pembangunan Maluku Integrated Port menjadi angin segar bagi Maluku
“Kementerian Perhubungan kemarin sudah memastikan akan memberi izin pembangunan Maluku Integrated Port. Itu sesuatu yang sangat baik,” ungkap gubernur kepada Siwalimanews melalui pesan WhatsApp, Jumat (11/7).
Bahkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga kata gubernur, telah minta Pemerintah Provinsi Maluku membentuk Project Management Unit (PMU) guna melancarkan persiapan pembangunan pelabuhan terintegrasi tersebut.
Project Management Unit ini, merupakan suatu tim yang akan bertanggung jawab untuk manajemen dan pelaksanaan proyek setiap hari, dimana tim ini akan diisi oleh ASN Pemprov Maluku yang memiliki kemampuan dibidang kepelabuhanan.
“PMU akan terdiri dari ASN Provinsi Maluku sebanyak 5 orang dan akan dikoordinir langsung oleh pak RJ Lino yang merupakan seorang pakar kepelabuhanan,” ujar gubernur.
Menurut gubernur, pemerintah provinsi dan masyarakat Maluku, mestinya bersyukur dengan kesediaan RJ Lino yang all out berjuang bersama guna realisasi Maluku Integrated Port.
Dukungan dari pakar kepelabuhanan seperti RJ Lino ini, sangat dibutuhkan guna memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam berjuang merealisasikan Maluku Integrated Port untuk kesejahteraan masyarakat.
“Pak RJ Lino ini akan membantu pemerintah provinsi tanpa pamrih, karena beliau merasa punya ikatan moral dengan Maluku, karena beliau besar di Maluku,” ucap gubernur.
Gubernur menegaskan, untuk membangun Maluku, dirinya terbuka bagi siapapun yang ingin berkolaborasi untuk memajukan Maluku melalui ide dan gagasan yang komprehensif.(S-20)