BULA, Siwalimanews –Â Ribuan pegawai dibawa pimpinan Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri dan Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena ternyata tidak memiliki rumah.
Pemkab SBT memastikan sampai saat ini tercatat 2000 pegawai tidak memiliki rumah dari total lebih dari 5000 pegawai. Para pegawai selama ini tinggal bersama kerabat atau saudaranya.
Pemkab kemudian mengajukan permintaan pembangunan rumah subsidi ke pemerintah pusat dan mendapat respon.
âTahun 2025, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memberikan bantuan subsidi yang diprioritaskan untuk ASN,â jelas Pelaksana Tugas Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman, SBT Mustafa Korwaka, kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu. (24/9).
Ia merincikan pegawai yang ada dari total 5000, estimasi yang belum punya rumah 2000 sekian dan yang berminat sekitar 100 sekian.
Pihaknya juga diberikan waktu untuk menyelesaikan subsidi yang diberikan pemerintah pusat dalam tiga bulan kedepan.
Untuk tiga bulan kedepan ini musti kita harus selesaikan, makanya bupati bilang kalau begitu 200 rumah subsidi. Nanti kita selesaikan di tahun ini kalau berjalan seng (tidak) ada masalah,â ungkapnya.
Kalau semua prosesnya berjalan dengan baik maka tahun berikutnya, pemkab SBT akan mengajukan lagi penambahan unit rumah ke pusat.
âTahun depan kita minta tambah lagi yang penting katong selesaikan 200 ini,â ungkapnya.
Ia menyebut, dinas sudah membentuk tim kecil untuk melakukan verifikasi lapangan sekaligus mendata kebutuhan.
âKita sudah identifikasi katong (kita) punya lahan tinggal satu dua hari ini bupati dan sekda datang katong (kita) konfirmasi lahan supaya secepatnya dilakukan pembangunan.
Menurutnya, masalah lahan akan diselesaikan segera agar pembangunan segera dilakukan.
âKalau lahan sudah siap untuk yang berminat sudah kelihatan berarti dong (mereka) langsung datang, paling tidak mereka bangun beberapa rumah sebagai contoh,â ujarnya.
Yang terpenting lanjutnya, pemkab menyediakan lahan, membuat surat untuk minta data pegawai yang berminat supaya katong usulkan ke provinsi. Kalau persoalan pembangunan dalam waktu tiga bulan harus dibangun untuk rumah subsidi.
âHarapan beta di tahun berikut itu ada kegiatan 3 juta rumah ini juga diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi lemah,â harapnya.
Sambut Program Rumah Subsidi
Sementara itu Ketua DPD Generasi Muda Mathlaâul Anwar Kabupaten Seram Bagian Timur, Aswat Rumfot mendukung program 3000 rumah subsidi di Maluku.
Kuota 3000 unit rumah subsidi akan dibangun di 11 kabupaten kota termasuk Kabupaten Seram Bagian Timur.
âKabupaten SBT mendapatkan jatah sebanyak 200 unit rumah subsidi. Ini dialokasikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan ASN yang belum memiliki rumah,â ungkapnya kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Rabu. (24/9)
Pihaknya, mendorong agar 200 unit rumah subsidi ini diprioritaskan kepada warga berpenghasilan rendah di SBT, yang benar-benar membutuhkan atau sesuai dengan kualifikasi persyaratan yang ditentukan.
âKami ingin memastikan agar program tersebut tepat sasaran. Kami berharap program ini dapat difokuskan untuk ASN yang bertugas atau warga MBR di wilayah-wilayah terisolir, tertinggal dan terpencil. (S-27)