AMBON, Siwalimanews - Alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) Provinsi Maluku, menggelar Rapat Komando Daerah, Kamis (2/10), di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon.
Kegiatan ini dihadiri jajaran civitas akademika, alumni, dan anggota aktif Menwa dari berbagai perguruan tinggi di Maluku.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menekankan pentingnya peran Menwa dalam mendukung ketertiban, kedisiplinan, serta citra positif kampus.
Ia menyampaikan apresiasi atas kembalinya aktivitas Menwa Unpatti yang sempat vakum, namun kini kembali aktif sejak tahun lalu.
“Potensi mahasiswa Maluku sangat luar biasa. Baru satu tahun aktif kembali, Menwa Unpatti sudah mampu menunjukkan prestasi di tingkat nasional, termasuk dalam ajang Ksatria Jaya di Jakarta,” ujar Fredy.
Rektor menegaskan, kehadiran Menwa di kampus bukan hanya sebagai wadah pembinaan kedisiplinan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban di lingkungan kampus tanpa harus melibatkan aparat eksternal.
“Menwa harus menjadi bagian dari solusi. Jika ada masalah kecil di kampus, cukup dengan koordinasi internal. Mahasiswa biasanya lebih cepat mendengar teguran dari teman sebaya dibanding pihak luar,” tambahnya.
Ia juga berharap setiap fakultas memiliki anggota Menwa agar peran organisasi ini semakin kuat dalam membangun solidaritas dan mendukung iklim akademik yang sehat.
Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Umar Al-Habsi, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Maluku, mengatakan bahwa Menwa harus terus berkembang sebagai organisasi modern dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Menwa bukan sekadar organisasi mahasiswa, tetapi wadah pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan kesadaran bela negara dan mempererat persatuan. Harapan saya, Menwa Maluku terus mengembangkan potensi dan menjadi mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Gubernur Maluku memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Menwa, baik anggota aktif maupun alumni, atas konsistensi mereka menjaga eksistensi organisasi. Menurutnya, Rakomda 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Menwa dalam membangun generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berkarakter kebangsaan.
Di kesempatan yang sama, Wakil Asisten Pengamanan Resimen Mahasiswa, Agus Wirarno, saat membuka kegiatan, mengajak seluruh anggota Menwa untuk menumbuhkan semangat kolektif dan aura positif yang dapat menular ke lingkungan yang lebih luas.
“Satu semangat dapat memengaruhi satu lingkungan, satu kabupaten, hingga satu provinsi. Menwa Mahamaku harus menjadi motor penggerak semangat itu,” ucapnya.
Agus juga menekankan agar kepemimpinan baru Menwa Mahamaku dapat menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.
“Komandan baru harus bisa menjadi mitra pimpinan daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga Menwa semakin diperhatikan dan diberdayakan,” katanya.
Melalui Rakomda 2025 ini, Resimen Mahasiswa Provinsi Maluku diharapkan mampu memperkuat marwah organisasi, menjaga persatuan, serta mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan pembinaan generasi muda. (S-25)