SIWALIMA.id > Berita
Rektor: Program BIPA Jadi Media Perkenalkan Budaya dan Identitas Lokal
Pendidikan | Jumat, 15 Agustus 2025 pukul 22:58 WIT

AMBON, Siwalimanews – Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy mengatakan, Konferensi Internasional BIPAPEDA 2025  yang mengusung tema “Pedagogi Bahasa Indonesia sebagai Gerbang: Perspektif, Pendekatan, dan Sasaran dalam Mendukung Studi Bahasa Indonesia di Seluruh Dunia” ini menyoroti peran strategis program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia, termasuk kearifan lokal, seni, dan tradisi Maluku, ke kancah internasional.

“Program BIPA tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga menjadi media memperkenalkan budaya dan identitas lokal. Kami berharap kebudayaan Maluku dapat semakin dikenal, tidak hanya secara nasional tetapi juga internasional,” ungkap Rektor dalam sambutannya, yang dibacakan Wakil Rektor IV Unpatti, Ruslan HS Tawari, dalam kegiatan yang berlangsung di lt II Gedung Rektorat Unpatti, Poka, Kamis (14/8), di hadapan perwakilan sejumlah perguruan tinggi, kepala lembaga bahasa, pengurus Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Maluku, narasumber internasional dari Amerika, Asia, Eropa, dan Australia, serta peserta konferensi dari berbagai kalangan akademisi.

Ia berharap, forum ini dapat memperluas jejaring kerja sama akademik, meningkatkan kapasitas pengajar BIPA, dan memperkuat posisi Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

“Kami ingin menjadikan Maluku, khususnya Universitas Pattimura, sebagai titik penting dalam peta pengembangan studi Indonesia di dunia,” ujarnya.

Untuk diketahui, Unpatti Ambon menjadi tuan rumah The Cornell Modern Indonesia Project 7th State of Field BIPAPEDA International Conference, yang digelar bekerja sama dengan Cornell University, American Institute for Indonesian Studies (AIFIS), Southeast Asia Program (SEAP), dan Yale Consortium for the Teaching of Indonesian.

Sehari sebelum pembukaan, peserta telah mengikuti Lokakarya Pedagogi di American Corner Ambon sebagai rangkaian kegiatan konferensi.

Konferensi internasional BIPAPEDA 2025 ini dijadwalkan berlangsung selama 3 hari kedepan, yakni Kamis, Jumat, dan Sabtu, dan  diisi dengan diskusi, presentasi, dan kerja sama lintas institusi dari berbagai negara untuk mendukung perkembangan pengajaran Bahasa Indonesia di tingkat global.(S-25)

BERITA TERKAIT