SIWALIMA.id > Berita
Ratusan Peserta Meriahkan MTQ Kabupaten SBT
Daerah | Rabu, 22 April 2026 pukul 12:46 WIT

BULA, Siwalima.id - Ratusan peserta dari sejumlah kecamatan tampil dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat Kabupaten yang berlangsung sejak, Senin (20/4).

Bupati SBT, Fachri Alkatiri ketika membuka kegiatan yang berlangsung di GOR Bula mengaku MTQ merupakan momentum penting dalam syiar islam dan ajang pembinaan umat.

“MTQ merupakan sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan masyarakat, sekaligus memperkuat karakter generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” katanya dalam sambutan.

Pemerintah daerah juga, lanjutnya berkomitmen untuk mendukung kegiatan keagamaan, sebab kemajuan yang hakiki hanya dapat dicapai oleh masyarakat yang cerdas secara intelektual sekaligus kokoh secara moral dan akhlak.

Pada kesempatan itu ia juga berpesan kepada dewan juri untuk memberikan penilaian secara objektif dan jujur.

“Integritas bapak dan ibu adalah kunci lahirnya qari dan qariah berkualitas yang akan mengharumkan nama kabupaten kita di tingkat yang lebih tinggi,” pintanya. 

Kepada para peserta ia juga mengucapkan selamat berlomba dan tunjukkanlah kemampuan terbaik. Namun ingatlah, juara sejati bukanlah mereka yang semata-mata menggenggam piala, melainkan mereka yang mampu menjadikan Al-Quran sebagai napas dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, pelaku usaha, serta para pemangku kepentingan di kabupaten SBT untuk menyukseskan sensus ekonomi tahun 2026.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama SBT, Muh. Abduh Ernas mengatakan, MTQ adalah ruang di mana untuk membuktikan literasi Al-Quran adalah skill paling relevan untuk menavigasi kompleksitas zaman.

Melalui MTQ ini kita harus mampu menumbuhkan cinta literasi Al-Quran, sehingga tertanam didalam diri kita nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” jelasnya.

Dikatakan, Jangan hanya membaca Al-Quran sampai ke kerongkongan, tapi biarkan ia meresap ke dalam sumsum tulang, menjadi nafas dalam bertindak dan cahaya dalam berpikir.

“Karena Al-Quran bukan teks masa lalu yang kaku, ia adalah ‘operating system’ masa depan yang visioner, mari kita instal nilai-nilainya dalam setiap tarikan nafas kita,” tandasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini di­ikuti oleh 560 peserta yang datang dari 16 kecamatan yang ada di Bumi Ita Wotu Nusa.(S-27)

BERITA TERKAIT