SIWALIMA.id > Berita
Ratusan Operator Berebut Sertifikasi Kompetensi Pengadaan
Daerah | Senin, 22 Juni 2026 pukul 14:12 WIT

TIAKUR, Siwalima.id - Ratusan operator dari masing-masing OPD, berebut memiliki serti­fikat pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya.

Uji kompetensi pengadaan barang dan jasa pemerintah level 1 dilak­sanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) berlangsung selama dua hari mulai dari 19–20 Juni dan diikuti 114 peserta.

Sekretaris Daerah MBD, Eduard JS Davidz, dalam sambutannya menegaskan sertifikasi kompetensi merupakan kebutuhan penting bagi aparatur pemerintah dalam men­dukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akun­tabel.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti ujian dengan baik sehi­ngga memperoleh sertifikat kom­petensi yang menjadi bukti kemam­puan dan pemahaman terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

”Melalui sertifikasi ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang memadai di bidang pengadaan barang dan jasa, sekaligus mema­hami berbagai regulasi yang menga­tur pelaksanaannya,” ujar Davidz dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Sabtu (20/6).

Dikatakan, peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan penge­lo­laan pengadaan barang dan jasa yang lebih profesional dan ber­kualitas di MBD.

“Harapan kami kualitas penge­lolaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab MBD dapat semakin baik, efektif dan profesional,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pelaksanaan uji kompetensi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mem­bangun kolaborasi yang sinergis antar perangkat daerah dalam mendukung pembangunan daerah.

”Ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin kuat dan sinergis untuk mewujudkan MBD yang lebih maju dan berdaya saing,” tam­bahnya.

Sementara itu, Pengawas Ujian dari Direktorat Sertifikasi Profesi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Andy Purwa Sejati, menyampaikan apresiasi kepada pemkab MBD atas komitmennya dalam meningkatkan kompetensi aparatur di bidang pe­ngadaan barang dan jasa pemerintah.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan serius serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mendukung pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.

”Uji kompetensi diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan bersertifikat, sehingga mampu mendukung tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas di MBD,” katanya.(S-28)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps