DOBO, Siwalima.id - Ratusan kapal ikan milik PT Cakra Mina Perkasa, salah satu perusahaan di bidang perikanan siap mengoperasikan di laut Arafura.
PT. Cakra Mina Perkasa akan mengoperasikan 40 unit kapal tangkap di atas 125 GT dan 150 unit kapal tangkap di bawah 125 GT, yang akan beroperasi di WPP 718 dan berpangkalan di Benjina.
Perusahaan ini akan akan menempati lokasi yang ditinggalkan oleh PT. Pusaka Benjina Resource di Pulau Benjina.
“Kehadiran pengurus perusahaan ini menandai langkah awal revitalisasi fasilitas yang telah lama mangkrak,” jelas Bupati Aru, Timotius Kaidel kepada wartawan usai menerima perwakilan PT CMP di Kantor Bupati, Selasa (27/1).
Ia menjelaskan perusahaan ini berencana memulai operasi pada akhir Februari atau awal Maret, dengan kapasitas awal 400 ton.
Fasilitas yang ada di Benjina lanjutnya akan digunakan untuk pembongkaran ikan, pembekuan, penyedaran dan pengiriman.
Menurut Kaidel, dalam jangka panjang, PT CMP berencana mengembangkan industri lain seperti pembuatan fish meal (tepung ikan), makanan siap saji dari bahan baku ikan dan ekspor produk perikanan.
“Kita harapkan ada dampak-dampak lain, industri lain yang bisa berdiri, seperti pembuatan fish meal, pembuatan makanan siap saji dari bahan baku ikan,” tambahnya.
Selain itu, kedepan ada pabrik mesin es batu, pengisian bahan bakar dan logistik lainnya.
Kehadiran perusahaan tersebut, menurutnya akan membantu nelayan-nelayan pesisir yang di daerah Benjina, Selatan Timur, Tengah Timur dan meningkatkan kesejahteraan.
“Ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi pengangguran di sekitarnya,” janjinya.
Olehnya, bupati mengajak masyarakat untuk mendukung investasi ini.
“Kita harus sama-sama mendukung semua investasi yang masuk ke daerah jangan sampai kita berupaya untuk mendatangkan investor, lalu karena hal-hal yang kecil, lalu mengakibatkan investasi itu menjadi batal atau tidak beroperasi,” pintanya.
Ia menyebut, dengan total 1.671 kapal yang mungkin akan beroperasi dan berpangkalan di Benjina dapat berdampak positif pada ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk diketahui di 3 WPP utama yang berada di wilayah administrasi dan perairan Maluku adalah WPP 714 (Laut Banda), WPP 715 (Laut Seram dan sekitarnya), dan WPP 718 (Laut Arafura).
Di WPP 718 sudah ada ribuan kapal ikan yang beroperasi disana sejak lama kini akan bertambah lagi dengan masuknya pengusaha perikanan asal Indramayu.(S-11)