DOBO, Siwalima.id - Bentrok antara warga, Desa Apara dan Desa Longgar, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru berujung pada dirusaknya puskesmas.
Puskesmas yang terletak di Desa Longgar-Apara dilempari oleh orang tak dikenal dan sudah terjadi untuk kedua kalinya.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Aru, Sakti. Z Sitorus ketika dikonfirmasi wartawan di kantornya menyayangkan pengrusakan Puskesmas Perawatan Longgar-Apara oleh orang yang tidak dikenal.
“Ini kali yang kedua pasca konflik yang terjadi di dua desa bertetangga tanggal 1 Januari kemarin dan pertama itu dua tahun lalu,” jelasnya.
Ia menjelaskan fasilitas kesehatan tersebut adalah tempat yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan malah menjadi sasaran pengrusakan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihaknya akan melaporkan masalah ini ke Polres Aru untuk ditindaklanjuti.
“Kami akan buat laporan polisi terkait dengan pengrusakan tersebut, sehingga para pelaku dapat ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia menjelaskan akibat pengrusakan tersebut, seluruh proses pelayanan kesehatan dilakukan di bangunan puskesmas lama.
Dari hasil konfirmasi dengan petugas disana maupun foto yang didapat memang kerusakan cukup parah.
“Pintu apotek dibobol, apotik hancur berantakan, obat-obatan rusak, ruang registrasi dibongkar dan kaca 80 persen dilempar batu. Kerusakan ini sangat berdampak terhadap tingkat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah tersebut,” kesalnya.
Olehnya, ia berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di fasilitas kesehatan, serta mendukung proses hukum bagi para pelaku pengrusakan.(S-11)