AMBON, Siwalimanews - Asisten III Setda Pemkot Ambon, Rulien Purmiasa mengatakan, pesta paduan suara gerejawi tidak hanya menjadi ajang unju bakat semata, tetapi menjadi momen untuk memperkuat iman dan pengharapan dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Hal itu disampaikan Purmiasa saat membuka Pesparawi Tingkat Kecamatan Teluk Ambon, yang berlangsung di Gedung Balai pelestarin Budaya Wilayah Maluku, di Desa Rumatiga, Kamis (10/8).
Purmiasa mengaku, dengan bernyanyi sebagai umat manusia, itu dapat berbagi kebahagiaan dan suka cita bersama.
“Harapan saya, kegiatan ini dapat terus memotivasi kita untuk terus memiliki kesadaran dalam berkarya sebagai upaya membangun Ambon sebagai kota musik agar terus dikenal. Untuk itu, mari kita terus persembahkan lagu pujian dengan hati yang tulus, sehingga kehadiran Tuhan dirasakan dalam setiap langkah kita,” ujarnya.
Dikatakan, berbagai pihak mengandalkan ide dan gagasan serta kreatifitas menjadi modal utama kekuatan ekonomi baru, maka setiap kota berusaha membangun branding-nya. Termasuk Kota Ambon yang memiliki branding Ambon city of music, dimana lewat branding itu, diharapkan bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di Kota Ambon.
“Kita bersyukur lewat upaya dan kerja keras pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan branding ini sebagai kekuatan ekonomi baru, kekuatan untuk membangun keharmonisan di kota ini. Teruslah bernyanyi memuji Tuhan sebagai orang yang diselamatkan," ucapnya.(S-25)