AMBON, Siwalima.id - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam waktu dekat akan survei sejumlah infrastruktur yang diusulkan dalam rencana pinjaman.
Survei rencana pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan PT SMI sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi, sebelum pinjaman di berikan ke Pemerintah Provinsi Maluku.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, PT SMI telah menyetujui pinjaman kepada Pemprov Maluku sebesar 350 miliar untuk sejumlah infrastruktur baik jalan, jembatan maupun talud penahanan ombak.
Walaupun persetujuan pinjaman tersebut setelah diberikan, namun sebelum pinjaman dicairkan, tentu PT SMI harus turun melalui survei lagi terhadap infrastruktur yang nantinya ditangani dengan pinjaman tersebut.
“Survei itu merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum pinjaman itu diberikan kepada Pemprov dan dijadwalkan pekan depan pihak SMI sudah turun ke Maluku,” ucap Kasrul kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (10/6).
Kasrul mengaku, persyaratan pencairan pinjaman oleh PT SMI untuk tahun ini berbeda jika dibandingkan dengan yang terjadi pada pinjaman sebelumnya, dimana tidak ada ada survei sebagai dasar bagi PT SMI untuk memberikan pinjaman.
Kasrul menegaskan tim PT SMI nanti akan turun melihat beberapa ruas jalan yang masuk dalam daftar usulan pekerjaan infrastruktur yang berada di tiga wilayah masing-masing Kota Ambon, Kabupaten Buru dan Kabupaten Seram Bagian Barat.
“Rencana penambangan infrastruktur dengan dana pinjaman itu merata di 11 Kabupaten dan Kota, tetapi untuk survei nantinya hanya digunakan tiga wilayah yakni Ambon, Buru dan Seram saja,” bebernya.
Menurutnya disamping persiapan survei, Pemprov Maluku telah merampungkan seluruh administrasi pendukung yang dimintakan PT SMI sebelum penandatanganan kerja sama pinjaman dilakukan antara Pemprov dan PT SMI sebagai pemberian Pinjaman.
Terkait jumlah proyek yang akan ditangani Pemprov Maluku dengan dana pinjaman PT SMI. Kasrul enggan berkomentar lebih jauh sebab masih menunggu hasil survei PT SMI sebelum disampaikan kepada masyarakat.
“Untuk berapa proyek itu kita bersabar sambil menunggu hasil survei, tapi yang pasti nilai pinjaman itu sudah pasti di angka 350 miliar,” terang Kasrul.
Kasrul menambahkan, Pemprov Maluku berharap seluruh tahapan segera tuntaskan sehingga Dinas PU dapat melakukan tender terhadap proyek-proyek yang nantinya dibiayai dengan dana pinjaman PT SMI.(S-20)