SIWALIMA.id > Berita
Program Goes To School Kembali Dihidupkan
Pendidikan | Senin, 27 Oktober 2025 pukul 12:20 WIT

AMBON, Siwalima. id - Guna memberikan edukasi terhadap karakter digital, tim dari Ditreskrimsus masuk ke sekolah lewat program Goes To School.

Melalui partisipasi Polri dalam kegiatan dialog kebangsaan dan demokrasi digelar di Aula SMK Negeri 3 Ambon, Kamis (23/10).

Kegiatan ini menghadirkan personel Ditreskrimsus Polda Maluku, yakni Iptu Sofia Ch.E. Alfons, dan Aipda Abdul Fihir Tehuayo, Brigadir Subdit V Siber, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Iptu Sofia menekankan pentingnya etika digital di tengah maraknya penggunaan media sosial di kalangan pelajar. 

Ia mengingatkan dunia maya bukanlah ruang bebas tanpa nilai dan setiap pengguna memiliki tanggung jawab hukum serta moral atas aktivitas digitalnya.

“Generasi muda harus memahami bahwa jejak digital tidak bisa dihapus begitu saja. Bijaklah dalam bermedia sosial dan pahami konsekuensinya,” ujar Sofia. 

Sementara itu, Aipda Abdul Fihir juga menyoroti meningkatnya ancaman kejahatan siber yang menuntut literasi digital sejak dini. Ia mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati dalam membagikan data pribadi maupun informasi sensitif di internet.

“Jangan mudah memberikan data pribadi, foto, atau informasi penting. Edukasi siber harus dimulai dari sekolah agar pelajar bisa menjadi pelopor keamanan digital,” tegasnya.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat Kesbangpol Maluku Kepala SMK Negeri 3 Ambon bersama jajaran guru dan para siswa.

Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sejumlah siswa bahkan aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar fenomena kejahatan digital yang sering mereka temui.

Melalui kegiatan ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra edukatif dalam memperkuat ketahanan masyarakat di ruang digital. 

Sinergi antara Polri dan Kesbangpol diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang kritis, cerdas, dan beretika di dunia maya.

“Melalui edukasi siber seperti ini, Polri berharap generasi muda dapat menjadi pengguna internet yang bertanggung jawab serta berkontribusi positif terhadap terciptanya ruang digital yang sehat dan beradab,” tutur IPTU Sofia menutup sesi dialog. (S-25)

 

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps