SIWALIMA.id > Berita
Polresta Ambon, Pastikan Penyaluran MBG tanpa Masalah
Online | Jumat, 1 Agustus 2025 pukul 03:31 WIT

AMBON, Siwalimanews – Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, melakukan rapat koordinasi terkait data penerima makan bergizi gratis (MBG) dari balita non paud, ibu hamil dan ibu menyusui dapur SPPG Polda Maluku, Kamis (31/7).

Kabag SDM Polresta Ambon AKP Richard Hahury dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews mengatakan, dari rapat yang dilaksanakan, BKKBN menyiapkan dan mengirimkan data penerima manfaat dari balita non paud, ibu hamil dan ibu menyusui (B3) sesuai kuota 10% penerima manfaat pada SPPG Polda Maluku.

Data tersebut, selanjutnya akan dikirimkan ke PIC/Operator MBG Polda Maluku guna proses penginputan pada aplikasi MBG Polri.

“Jumlah penerima manfaat dari balita non paud, ibu hamil dan ibu menyusui akan dipenuhi kuotanya,  sehingga total jumlah penerima manfaat  SPPG Polda Maluku sebanyak 4.000 orang dengan rincian:  siswa Paud/TK 344 siswa, Sekolah Dasar  2.847 siswa, SMP 134 siswa, SMA 332 siswa dan B3 343 orang,” urai AKP Hahury.

Menurutnya, penerima manfaat B3 diambil dari wilayah yang berdekatan dengan SPPG Polda Maluku maksimal radius 6 Km. Itu berarti  Wilayah penerima yakni pandan Kasturi dan Desa Galala.

“Saat ini ada dua wilayah yang jadi target distribusi, nantinya proses distribusi ke penerima manfaat B3 dapat menggunakan salah satu alternatif yang diatur oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjaga kualitas makanan dan efisiensi waktu yaitu MBG dari SPPG akan didistribusikan ke titik-titik penjemputan yang sudah ditentukan oleh Kader Posyandu, selanjutnya para kader Posyandu akan menyalurkan langsung ke penerima manfaat B3,” jelasnya.

Terkait viralnya MBG berisi belatung yang terjadi di SD N Kristen Seri, Hahury mengaku, berdasarkan hasil rakor ini juga, menginstruksikan seluruh pihak yang terlibat agar dapat memastikan makanan memenuhi standar gizi dan layak dikonsumsi sebelum di distribusi.

“Kita juga instruksikan agar semua yang terlibat dapat memperhatikan dan mempertimbangkan hal yang pernah terjadi pada SPPG Mandiri dan menjadi viral seperti makanan yang ada belatung, makanan basi, buah yang dalam kondisi busuk sebagai evaluasi agar kejadian tersebut  tidak terjadi,” tulis AKP Hahury dalam rilis itu.

Untuk diketahui rapat yang berlangsung di ruang rapat kantor BKKBN Maluku itu, dihadiri Sekretaris BKKBN Maluku Mince H Ubro, Kabag SDM Polresta Ambon AKP Richard Hahury, Ka Tim Pemantau Lapangan Distribusi MBG untuk B3 Muhammad Akbar, Ka Tim Koordinator lapangan Kader Posyandu Sallo Parapa, serta Iptu Maani Hasyim, Pamin Urkuatwas Subbag Dumasanwas Itwasda, selaku anggota Bidang Pengawasan dan Monitoring Tim Gugus Tugas MBG.(S-10)

BERITA TERKAIT