AMBON, Siwalima.id - Puluhan personel dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, menggelar bakti sosial di Negeri Mamala dan Negeri Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.
Baksos yang digelar di dua negeri itu melibatkan personel kepolisian, pemerintah negeri, tokoh masyarakat dan warga setempat.
Kegiatan yang berlangsung kemarin itu difokuskan pada pembersihan lingkungan tempat ibadah serta penyaluran bantuan sarana olahraga sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.
Di Negeri Mamala, personel Polresta bersama warga melakukan pembersihan lingkungan Masjid Negeri Mamala, pengecatan fasilitas masjid, pembersihan halaman dan tempat wudhu, pemotongan rumput liar, hingga pengangkutan sampah di sekitar lokasi.
Sementara di Negeri Morella, kegiatan dipusatkan pada pembersihan area tempat ibadah, penataan lingkungan, serta gotong royong bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Wakapolresta Ambon, AKBP Nur Rahman mengatakan kegiatan baksos merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat,” terang Wakapolresta dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Senin (8/6).
Ia menyebut, melalui kerja sama dan gotong-royong seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan yang nyaman sekaligus situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Selain kerja bakti, dirinya juga menyerahkan bantuan sarana olahraga kepada masyarakat kedua negeri tersebut.
Bantuan berupa bola voli, bola kaki dan satu set net voli diterima oleh perwakilan pemerintah negeri dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun kebersamaan.
“Selain menghasilkan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian, pemerintah negeri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga,” tandasnya.(S-10)