TIAKUR, Siwalima.id – Polres Maluku Barat Daya siap menjalankan operasi Lilin dengan sandi Salawaku 2025, guna mengamankan jalannya perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kesiapan aparat keamanan dari unsur Polres MBD serta TNI dan instansi terkait itu, ditunjukan lewat apel gelar pasukan yang dipusatkan di Lapangan Apel Polres MBD yang dipimpin Wakil Bupati MBD, Agustinus Lekwardai Kilikily, Jumat (19/12).
Kapolres MBD AKBP, Budhi Suriawardhana usai pelaksanaan apel gelar pasukan menjelaskan, jumlah personel pengamanan yang dilibatkan dalam operasi ini kurang lebih 108 personel, selain itu juga terdapat 5 pos yang terdiri dari 3 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan pengaduan.
“Kita harapkan lima pos ini, dapat melayani masyarakat dengan masksimal dalam keadaan mobilisasi masyarakat menjelang perayaan Nataru,” ucap kapolres.
Untuk 108 personel gabungan ini menurut kapolres, akan ditempatkan pada 5 titik. Sedangkan di wilayah kecamatan diback up oleh personel polsek masing-masing secara langsung.
“Sistem pengamanan, semua personel yang bertugas harus hadir di Pos Pam 1x24 jam untuk berikan pelayanan kepada masyarakat dan tidak boleh ada yang meninggalkan pos,” tegas kapolres.
Kapolres mengajak kepada seluruh masyarakat MBD agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas sehingga situasi selama pelaksanan Natal 2025 dan Tahun Bqru 2026 selalu aman dan kondusif
“Saya juga himbau agar masyarakat yang melaksanakan mudik Natal dan Tahun Baru maupun saat balik nanti agar berhati - hati di perjalanan dan memperhatikan barang bawaan agar tidak tercecer atau hilang,” himbau kapolres.
Sebelumnya dalam apel gelar pasukan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Bupati Agustinus Lekwarday Kilikily menjelaskan, apel gelar pasukan ini, merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi.
Untuk itu, diharapkan seluruh kegiatan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal. Pasalnya, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Momentum Nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, serta berkumpul dan berlibur bersama keluarga, sehingga berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah,” jelas Kapolri.
Menurut Kapolri, sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat, maka berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat sebesar 7,97 persen atau 8,83 juta orang dibanding tahun sebelumnya.
Disisi lain berdasarkan informasi BMKG terdapat 3 sistem siklonik di wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut beriringan dengan prediksi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Februari 2026 sehingga meningkatnya potensi terjadinya bencana alam.
“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi sehingga perayaan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibanding tahun sebelumnya, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” pinta Kapolri.
Sebagai wujud kesiapsiagaan tersebut Polri dengan didukung Stakholder terkait menggelar operasi Kepolisan Terpusat denga sandi" Operasi Lilin 2025 yang berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 20 Desember sampai 2 Januari 2026 dengan libatkan 146.701 personel gabungan yang terdiri dari 77.637 personil Polri, 13.775 personil TNI dan 55.289 personil dari instansi terkait lainnya.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi telah dipersiapkan 2.903 posko yang terdiri dari 1.807 pos Pam, 763 pos Yan dan 333 pos Terpadu yang tersebar diseluruh wilayah guna melakukan pelayanan kepada 44.436 objek, antara lain gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata maupun lokasi perayaan Tahun Baru.
“Pos-pos tersebut harus mampu memberikan pelayanan secara optimal bagi masyarakat,” tegas Kapolri.
Dalam rangka pelayanan Nataru tahun ini, Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi permasalahan, baik di bidang Kamseltibcarlantas, maupun bidang lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan kelancaraan perayaan Nataru.
Sementara untuk mengantisipası kepadatan penumpang pada titik pelayanan moda transportasi umum, pengelolaan secara terpadu bersama stakeholders terkait harus ditingkatkan untuk mendorong pembelian tiket secara online, serta memastikan arus keluar dan masuk penumpang berjalan dengan lancar pada terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Bapanas, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas, serta seluruh pihak terkait yang turut berpartisipasi dalam mendukung Operasi Lilin 2025,” ucap Kapolri.
Untuk diketahui dalam apel gelar pasukan ini terdiri dari 1 SST gabungan perwira Polres MBD, Kodim 1511 Pulau Moa dan perwira Brimob Kompi 4 Yon C Satbrimobda Maluku, 1 SST Kodim 1511 Pulau Moa,
1 SST Brimob Kompi 4 Batalyon C Satuan Brimobda Maluku, 1 SST Satuan Samapta Polres MBD, 1 SST Satlantas dan Satuan Polairud Polres MBD, 2 SST gabungan Staf Polres MBD serta 1 SST gabungan Satreskrim, Satintelkam dan Satnarkoba serta 1 SST gabungan personel Satpol PP, Damkar, Dishub, BPBD dan personel PLN ULP Moa. (S-28)