AMBON, Siwalimanews – Kepolisian Daerah Maluku mengandung sejumlah pihak mengawal program ketahanan pangan nasional di Bumi Raja-Raja.
Guna menjawab dan melaksaÂnakan program tersebut dilakuÂkan rapat koordinasi lintas sektor di Maluku.
Rapat yang dipimpin Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Jemi Junaidi, berlangsung di ruang kerjanya di Markas Polda Maluku Rabu (3/9) mengaku pentingnya sinergi antar instansi guna mensukseskan program strategis pemerintah, khususnya swasembada jagung.
âPolri, dalam hal ini Polda Maluku, berkomitmen penuh mengawal dan mendukung program ketahanan pangan. Dibutuhkan kerja sama, data yang valid dan aksi nyata di lapangan untuk mengatasi kendala, pintanya.
Selain itu juga untuk menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berdampak pada kamtibmas kondusif.
Dalam forum itu, Polda Maluku memaparkan sejumlah langkah strategis, diantaranya percepatan distribusi benih dan perbaikan irigasi oleh Dinas Pertanian, integrasi data panen oleh Badan Pusat Statistik serta optimalisasi penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog.
Kepala Dinas Pertanian Maluku Ilham Tauda menyatakan pihaknya telah mengusulkan kebutuhan benih dan perbaikan irigasi ke pemerintah pusat.
âSinergi dengan Polri sangat kami butuhkan untuk memastiÂkan program berjalan lancar hiÂngga ke kelompok tani,â katanya.
Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia menambahkan kesiapannya mendukung melalui penyediaan data akurat dengan metode Kerangka Sampel Area (KSA).
âKami juga akan memberikan pelatihan kepada personel Polri untuk pencatatan data di lapangan,â ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara Kamin Siregar menegaskan komitmen menyerap hasil panen petani sesuai ketentuan yang berlaku.
âKami siap bersinergi dan mengatasi kendala teknis seperti kapasitas gudang maupun alat pengering,â katanya.
Rakor ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi antar instansi di Maluku dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan memastikan kesejahteraan petani terjaga. (S-25)