SIWALIMA.id > Berita
Polda Maluku siap Amankan Natal dan Tahun Baru
Daerah | Jumat, 21 November 2025 pukul 15:55 WIT

 

AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku bersama pemerintah berkomitmen penyelenggara perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar.

Mengantisipasi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung, polda akan melibatkan ormas Islam dan Kristen serta masyarakat itu sendiri.

Direktur Binmas Polda Maluku, Kombes Hujra Soumena yang memimpin rapat koordinasi persiapan pengamanan swakarsa di Mapolda Maluku, Kamis (20/11) mengaku, rakor ini digelar untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama momentum akhir tahun.

Selain itu pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini menekankan sinergi lintas agama dan kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Kehadiran kita hari ini menegaskan komitmen untuk menjadikan perbedaan agama bukan sebagai pemisah, tapi sebagai titik pemersatu dalam hidup berdampingan,” tegasnya.

Selain itu juga dalam rakor itu juga dibahas peran ormas dalam melakukan pengamanan di rumah-rumah ibadah.

“Kita juga secara khusus membahas peran ormas Islam dalam mendukung pengamanan perayaan Natal, yang telah menjadi tradisi toleransi di Maluku,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran sosial Polri, termasuk kesiapan mendukung usulan pengadaan pasar murah di sejumlah wilayah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sejumlah strategi pengamanan partisipatif yang akan dilakukan seperti pengamanan lintas iman. Yang mana pelibatan umat Islam dalam pengamanan gereja saat Misa Natal sebagai simbol kerukunan dan persaudaraan.

Apel Kesiapan Pam Swakarsa digelar 2 Desember, akan menghadir­kan ormas Kristen dan Islam sebagai bentuk kesiapan komunal mengamankan Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya, untuk pencegahan Kejahatan, Polda Maluku telah pembentukan tim Pam Swakarsa difokuskan pada langkah-langkah preventif untuk menekan angka kekerasan dan kasus asusila yang menjadi perhatian di Maluku.

Dalam sesi brainstorming, para raja maupun lurah dan perwakilan ormas menyampaikan masukan terkait kebutuhan pengamanan di wilayah masing-masing.

Forum ini menjadi wadah identifikasi permasalahan lapangan dan memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Rakor yang dipimpin Dit Binmas juga menandai pendekatan pengamanan yang lebih inklusif dan kolaboratif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Pelibatan langsung ormas Islam dalam pengamanan gereja dinilai tidak hanya memperkuat toleransi, tetapi juga menjadi model kerukunan yang relevan bagi kondisi sosial Maluku,” ungkapnya.

Ia menambahkan, fokus preventif terhadap kekerasan dan kasus asusila juga menunjukkan keberpihakan Polri pada perlindungan warga, terutama kelompok rentan.

Momentum ini diharapkan dapat memperkuat pola pengamanan berbasis partisipasi masyarakat secara berkelanjutan, tidak hanya pada perayaan Natal dan Tahun Baru, tetapi juga pada agenda kamtibmas strategis lainnya di wilayah Maluku.

Hadir pada saat itu juga pelaksana tugas Wadir Binmas, jajaran Kasubdit, Kakesbangpol Maluku, serta unsur strategis masyarakat seperti para raja dan lurah serta perwakilan ormas pemuda lintas agama se-Kota Ambon. 

Dalam arahannya, Kombes Soumena menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif berbagai komponen masyarakat.(S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps