SIWALIMA.id > Berita
Polda Maluku Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama
Online | Senin, 4 Mei 2026 pukul 14:22 WIT

AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta stabilitas sosial di wilayah Maluku.

Upaya tersebut ditunjukkan Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto dengan melaksanakan Shalat Ashar berjamaah bersama ulama, tokoh agama, dan santri di Masjid Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Anshor, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (2/5).

Kegiatan ini berlangsung usai pelaksanaan Daurah Da’i Maluku Angkatan ke-13 tahun 2026, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan elemen masyarakat.

Kapolda pada kesmepatan itu mengatakan, keseimbangan antara pengabdian, nilai spiritual dan kehidupan sosial masyarakat sangatlah penting.

“Kebersamaan dalam ibadah bukan hanya memperkuat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga mempererat persaudaraan dan solidaritas sosial ditengah masyarakat,” ujar kapolda.

Ia menilai, nilai-nilai spiritual memiliki peran penting dalam menjaga ketenangan sosial serta memperkuat persatuan, terutama ditengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Selain itu, ia juga menyoroti peran strategis pondok pesantren dan tokoh agama dalam membentuk karakter generasi muda yang moderat, toleran dan cinta damai.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi, silaturahmi, dan kebersamaan guna mencegah potensi konflik sosial.

“Keamanan dan kedamaian tidak bisa dijaga sendiri oleh aparat. Dibutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan generasi muda,” ucap kapolda.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Kapolda Maluku mendapat sambutan positif dari para santri dan pengurus pondok pesantren sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.

Shalat Ashar berjamaah juga berlangsung khusyuk, aman dan tertib hingga selesai.

Sebelumnya, dalam kegiatan Daurah Da’i Maluku, Kapolda juga menekankan pentingnya peran para da’i di era digital sebagai penjaga moral masyarakat sekaligus mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Saya minta agar para da’i aktif sebarkan pesan-pesan kebaikan di ruang digital guna menangkal hoaks dan paham yang berpotensi memecah belah masyarakat,” pinta kapolda.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kapolda menegaskan komitmennya, untuk terus membangun sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Maluku. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Maluku, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anshor, pimpinan wilayah Parmusi Maluku, Kapolsek Salahutu, Raja Negeri Liang, para peserta da’i dari 11 kabupaten/kota, serta para santri.(S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps