SIWALIMA.id > Berita
Polda Maluku Mulai Bangun Laboratorium Forensik
Daerah | Kamis, 18 Desember 2025 pukul 15:06 WIT

AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku mulai membangun gedung Bidang Laboratorium Fo­rensik (Bidlabfor) guna memu­dahkan proses uji barang bukti.   

Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Imam Thobroni, di Lapangan Tembak SPN Polda Maluku, di Passo Selasa (15/12).

Dalam sambutan Wakapolda me­ngatakan, pembangunan Bidlabfor Polda Maluku merupakan langkah stra­tegis untuk mendorong pening­katan kapasitas personel dalam penegakan hukum berbasis ilmiah atau Scientific Crime Investigation (SCI).

“Laboratorium forensik memiliki peran yang sangat krusial dalam penegakan hukum. Karena itu, kualitas dan akurasi pemeriksaan harus terus ditingkatkan,” kata jen­deral bintang satu tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Negeri Passo.

Hadir pula tim pemantau dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri yang dipimpin Sespuslabfor Bareskrim Polri Kombes Muslimin Ahmad.

Dalam sambutan Kepala Puslabfor Bareskrim Polri yang dibacakan Kombes Muslimin Ahmad, disebutkan pembangunan Bidlabfor merupakan upaya Polri menjawab tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi. “Perkembangan zaman menuntut layanan forensik yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya,” ujarnya.

Pembangunan Gedung Bidlabfor Polda Maluku didanai melalui Program Pembiayaan Luar Negeri Kreditor Swasta Asing (KSA) tahun 2022 dengan nilai anggaran USD 39 juta atau Rp. 651.220.050.000.

“Proyek tersebut ditargetkan selesai Maret 2027,” katanya.

Menurutnya, selain gedung laboratorium, pembangunan asrama juga menjadi prioritas untuk menunjang kesejahteraan dan kenyamanan personel.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadikan Bidlabfor Polda Maluku sebagai pusat unggulan forensik di wilayah Maluku.

“Dengan fasilitas modern yang mencakup biologi, balistik, narkotika, hingga forensik digital, Bidlabfor Polda Maluku diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan kontraktor pelaksana dari PT Mulia Muda Indonesia, Rudi Haryono Sumantri, menjelaskan pembangunan mencakup gedung utama dua lantai, fasilitas pendukung, serta bangunan asrama dengan total luas mencapai 3.417 meter persegi.

“Progres pekerjaan saat ini telah mencapai 0,8 persen,” katanya.

Usai peletakan batu pertama, Wakapolda bersama tim pemantau Puslabfor Bareskrim Polri dan perwakilan tokoh masyarakat Negeri Passo melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, dengan tetap mengedepankan kualitas dan keamanan demi terwujudnya laboratorium forensik modern di Maluku.(S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps