DOBO, Siwalimanews – Satu orang petugas Damkar Kabupaten Kepulauan Aru, Ekmon Sogalrey mengalami patah tangan saat memadamkan api, di Kawasan Dok, Kelurahan Galay Dubu, Kamis (24/7).
Dikatakan, Ekmon berusaha memutuskan jalur api agar tidak merembes ke pemukiman warga yang lain.
“Dia berusaha putus jalur api, jadi naik keatas dinding melalui plafon, namun dinding tersebut ambruk jadi dirinya jatuh yang mengakibatkan patah tangan sebelah kanan dan langsung di larikan ke rumah sakit,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kepulauan Aru, Hendrik Ngutra.
Diketahui, penyebab terjadinya kebakaran tersebut berasal dari dapur dan cepat membakar seluruh bangunan isi dapur yang berbahan dasar kayu di lokasi kejadian.
Menurut Melianus Gainau (67) yang merupakan pemilik rumah tersebut menyampaikan bahwa saat kejadian, ia sementara memperbaiki perahu yang biasanya dipergunakan untuk melaut di bagian bawah rumah (rumah panggung di atas laut)
“Saat terbakar, saya sementara memperbaiki perahu di samping rumah, sehingga ada warga setempat yang berteriak terbakar baru saya tahu,” katanya.
Dikatakan, api kemungkinan berasal dari tungku tempat masak sehari-hari. Karena sebelumnya ia ada membakar ikan.
“Sebelum tabakar, beta ada bakar ikan untuk makan siang, tapi Beta su bunuh, baru Beta turun perbaiki sampan,” ungkapnya.
“Jadi tabakar ini mangkali sisa bara, yang balum mati, jadi angin timur akang manyala,” tambahnya.
Sementara beberapa saksi yang juga tetangga korban, mengaku melihat asap dan kobaran api dari dapur rumahnya.
Melihat asap dan api semakin membesar, warga sekitar langsung berteriak dan meminta pertolongan kemudian berusaha memadamkan api dengan seadanya.
Selain itu, warga kuatir merembet ke rumah lainnya, melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Kepulauan Aru.
Dalam insiden tersebut, api telah berhasil dikendalikan dan beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (S-11)