SIWALIMA.id > Berita
Petani Keluhkan Hasil Panen tak Dilirik Bulog
Daerah | Selasa, 16 September 2025 pukul 22:52 WIT

AMBON, Siwalimanews – Petani di wilayah lumbung padi di Negeri Administrasi, Kobi Mukti, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah mengeluarkan hasil panen padi tidak di lirik oleh Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara.

Selain itu rendanya harga beli gabah membuat petani menjerit, padahal pemerintah sementara gencarnya membangun kedaulatan pangan di

“Saya rasa ketahanan pangan Maluku  terancam akibat kebijakan penyerapan hasil panen yang tidak berjalan efektif,” kata anggota DPRD Provinsi Maluku Alhidayat Wajo kepada Siwalima melalui sambungan telepon, Senin (25/9).

Ia mengaku banyak petani yang mengeluh lantaran hasil panennya tidak diserap oleh Bulog dengan alasan kuota pembelian telah terpenuhi.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Jika masalah-masalah mendasar ini tidak segera ditangani, maka sulit kita bicara kedaulatan pangan Maluku. Karena itu, suara petani harus benar-benar kita perjuangkan,” tegasnya.

Selain harga, ia juga menyerap aspirasi seputar ketersediaan pupuk, irigasi, dan akses pasar hasil pertanian yang kerap menjadi keluhan utama petani.

Ia berjanji memperjuangkan persoalan tersebut agar segera ditindaklanjuti pemerintah provinsi melalui dinas teknis terkait.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan. Kalau harga tidak sesuai dan hasil panen tidak diserap, bagaimana mungkin petani bisa sejahtera? Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan kebijakan yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani di Maluku. “Saya akan terus menyuarakan kepentingan petani, sebab tanpa mereka kita tidak mungkin bicara soal keta­-hanan pangan,” janjinya. (S-26)

BERITA TERKAIT