AMBON, Siwalima.id - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku sukses memberikan layanan terbaik pada masa libur Idul Fitri.
Ketika banyak pihak berkumpul dengan keluarga, Pertamina jadi garda terdepan menjalankan tugas mulia yakni melayani kebutuhan energi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku.
Area Manager Communication Relations & CSR, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menyatakan komitmen para pejuang energi di lapangan merupakan faktor krusial dalam keberhasilan Satgas Ramadan dan Idul Fitri Pertamina.
“Kami sangat bangga menjalankan tugas di saat masyarakat lain berkumpul bersama keluarga, jelasnya dalam rilis yang diterima Siwalima, Kamis (26/3).
Ia mengaku kalau pengorbanan waktu dan tenaga yang dilakukan jajarannya adalah bukti nyata komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi, bahkan di hari besar untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
“Pelayanan yang tulus menjadi energi utama yang menggerakkan kebahagiaan di hari raya,” jelasnya.
Dengan semangat melayani sepenuh hati, menurutnya, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyelesaikan tugasnya dalam memastikan kebutuhan energi di seluruh pelosok negeri, tidak terkecuali dari pesisir Maluku hingga pegunungan Papua.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan guna memastikan distribusi energi berjalan lancar, aman dan tepat sasaran hingga berakhirnya masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri,” katanya.
“Tentu ada rasa rindu ingin berlebaran penuh di rumah, tapi melihat saudara-saudara kita bisa mengisi BBM dengan lancar untuk silaturahmi, itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya,” jelas Rezan Ode salah satu operator SPBU Kotaraja, Jayapura.
Baginya bertugas di Hari Raya Idul Fitri adalah sebuah bentuk pengabdian nyata.
Cerita senada datang dari Erwin, operator pengisi pesawat udara di Bandara Sentani, Jayapura.
Ia tetap bertugas dan menunda perjalanan mudik ke kampung halaman untuk menjaga kehandalan suplai avtur ke pesawat agar masyarakat yang merayakan lebaran bisa pulang dengan nyaman.
“Keluarga saya sangat pengertian dan mohon doanya untuk kelancaran tugas ini. Walaupun belum bisa pulang di hari raya, semoga ini bisa menjadi bagian pengabdian kami untuk kelancaran mobilitas masyarakat,” jelas Erwin.
Sadil seorang awak mobil tangki di Fuel Terminal Ternate, tetap bersiap di balik kemudi truk tangkinya sigap mengangkut BBM ke SPBU untuk kemudian disalurkan ke masyarakat.
“Bagi kami mau itu malam takbiran atau hari pertama lebaran, jika sudah ada jadwal pengiriman harus segera proses agar stok di SPBU atau agen LPG dan minyak tanah tidak kosong,” ujar Sadil.
Kehangatan layanan Pertamina Patra Niaga juga menyentuh langsung para pemudik di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong melalui kehadiran Serambi MyPertamina.
Arif Rohman, selaku Sales Area Manager (SAM) Retail Papua Barat Daya, dibantu tim yang bertugas hendak memberikan edukasi serta bantuan layanan aplikasi MyPertamina hingga membagikan bingkisan kecil bagi para pemudik.
“Kami disini bukan sekadar menjaga booth, tapi menjadi teman perjalanan mereka. Meskipun tidak berlebaran di kampung halaman tahun ini, melihat mereka bisa bertemu keluarga dengan selamat adalah hadiah lebaran terbaik bagi kami,” terang Arif.
Keberlangsungan kata Arif, pasokan energi ini didukung penuh oleh dedikasi para seluruh pejuang energi Pertamina yang tetap bertugas demi melayani kebutuhan masyarakat.
Merekalah menjadi salah satu tulang punggung kelancaran energi tetap tersedia di perjalanan atau di dapur ketika lebaran tiba. Bagi mereka, lebaran menjadi pengabdian tanpa henti.(S-27)